240 Kali Cuci Darah, Epi Bersyukur Biaya Ditanggung JKN-KIS

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 3 April 2020 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 146 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Epimia Sukarmi, penderita gagal ginjal yang sedang menjalani cuci darah di RSUD TC Hillers Maumere (istimewa)

Epimia Sukarmi, penderita gagal ginjal yang sedang menjalani cuci darah di RSUD TC Hillers Maumere (istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Sejak 2016, Epimia Sukarmi menderita gagal ginjal. Dia pun rutin melakukan cuci darah. Setidaknya sudah 240 kali. Dan dia bersyukur, seluruh biaya ditanggung BPJS Kesehatan melalui Program JKN-KIS.

Paskalis, anak dari perempuan berusia 67 tahun ini, tidak bisa membayangkan, jika harus membiayai sendiri biaya cuci darah. Entahlah sudah berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan.

“Mama sudah 240 kali menjalani hemodialisa. Tidak tahu lagi sudah berapa rupiah yang harus kami keluarkan jika tanpa Program JKN-KIS,” ungkap Paskalis terharu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menuturkan terus terang bahwa sulit bagi keluarga ini mengatasi biaya cuci darah. Dan dalam kesulitan itu, justeru Program JKN-KIS memberikan solusi yang sangat bermanfaat.

“Jujur saja, secara ekonomi, kami tidak sanggup. Kami hanya bisa pasrah kepada Tuhan. Bersyukur sekali ada program ini, yang memberikan jaminan kesehatan,” tambah dia.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Paskalis menceritakan bahwa ibunya menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2016. Epi, warga Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka ini, merupakan peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta yang membayarkan iuran bulannya secara mandiri pada kelas satu.

“Mama rutin membayar iuran, dan tidak pernah telat. Ini karena kami sadar betapa besarnya manfaat Program JKN-KIS,” tambah Paskalis.

Sejak menderita gagal ginjal, Epi pun rutin memeriksakan kesehatannya, termasuk menjalani tindakan hemodialisa di RSUD TC Hillers Maumere. Sudah 2 tahun terakhir ini, Epi menjalani cuci darah 2 kali dalam seminggu. Dan semua biayanya ditanggung BPJS Kesehatan.

Saat dijumpai di kamar rawat inap awal Maret 2020 lalu, Epi tengah terbaring di tempat tidur, sambil menjalani proses hemodialisa. Dalam kondisi itu, dia masih bisa menyambut dengan senyum ramah.

“Syukurlah, hingga saat ini Mama masih bisa tertolong,” ungkapnya senang.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Paskalis yang setia mendampingi ibunya punya kesan tersendiri atas pelayanan di rumah sakit. Dia memberikan apresiasi atas pelayanan dan petugas kesehatan yang sungguh profesional. Selain itu, katanya, proses administrasi juga berlangsung mudah.

“Apalagi sekarang sudah pakai finger print, jadinya tambah praktis. Jadi proses administrasinya tidak terlalu lama,” kesan dia.

Terhadap seluruh pengalaman ini, Paskalis beserta keluarga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, karena program JKN-KIS telah menjamin sepenuhnya biaya pengobatan orang tuanya.

“Ini program yang sungguh bermanfaat. Menolong banyak orang. Semoga program ini tetap ada. Dan kami berharap masyarakat sadar bahwa Program JKN-KIS begitu bermanfaat, sekaligus memberikan dukungan demi kelancaran program pemerintah ini,” harap dia.

BPJS Kesehatan dari waktu ke waktu terus berupaya meningkatkan kepuasan dan kemudahan kepada peserta. Manfaat Program JKN-KIS juga semakin dirasakan banyak masyarakat.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru