Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Selasa (7/4), menggelar rapat mendadak bersama Forkopimda Sikka dan pejabat Satgas Covid Sikka. Rapat ini dalam rangka menyampaikan informasi terkini kepada Gubernur NTT terkait perkembangan Covid 19 di Kabupaten Sikka.
Rapat ini kesannya mendadak, karena sebelumnya Bupati Sikka bersama Forkopimda Sikka tampak duduk santai di kapal milik Basarnas Maumere. Mereka mengikuti dari jauh proses pemeriksaan kesehatan ABK KM Lambelu dan penumpang kapal.
Setelah itu Bupati Sikka didampingi jajaran Forkopimda bertemu para camat di halaman Terminal Penumpang Pelabuhan Laurens Say. Usai pertemuan, mendadak Bupati Sikka dan jajaran Forkopimda langsung menuju Posko Satgas Covid, dan menggelar rapat di ruang rapat Kepala Dinas Kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media ini, selain Bupati Sikka dan jajaran Forkopimda, rapat tersebut dihadiri juga Sekretaris Satgas Covid Petrus Herlemus. Ada dugaan rapat ini terkait hasil pemeriksaan sampel ABK dan penumpang Lambelu.
Setelah kurang lebih 1 jam, Bupati Sikka keluar dari ruang rapat. Kepada para wartawan, Bupati Sikka mengatakan hasil rapat sudah ada, hanya dia harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Gubernur NTT.
“Saya harus koordinasikan terlebih dahulu dengan Gubernur NTT. Nanti sebentar saya sampaikan secara resmi,” jelas Bupati Sikka.
Ditanya terkait apa yang akan dikoordinasikan dan dilaporkan kepada Gubernur NTT, Bupati Sikka menyebut seperti hasil rapid test dan kondisi karantina.
Terkait informasi simpang siur bahwa ada 3 orang di atas KM Lambelu yang diduga mengarah ke gejala positip Covid 19, Bupati Sikka mengatakan akan menyampaikan secara resmi kepada wartawan setelah berkoordinasi dengan Gubernur NTT.*** (eny)















