Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka terus mengawasi VF. Langkah awal yang akan dilakukan yakni menelusuri riwayat kontak erat pria asal Desa Nebe Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka itu dengan orang lain.
VF, 25 tahun, diketahui pernah melakukan kontak fisik dengan EA, pria asal Kabupaten Alor yang sudah dinyatakan terpapar positip Covid 19. VF dan EA masih bersaudara, dan keduanya sempat bertemu di Bali pada 18 Maret 2020 lalu. Bahkan VF mengaku pernah satu tempat tidur bersama di EA di kos yang terletak di
“Kami akan cek rekam jejaknya, apa benar dia kontak langsung dengan yang positip di Kupang. Sekalian kami lacak juga seluruh riwayat perjalanan dia dari Bali sampai ke Nebe,” ungkap Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus kepada wartawan, Selasa (14/4) di Media Center di Kantor Dinas Kesehatan Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petrus Herlemus mengatakan Satgas Covid Sikka sudah mengikuti terkait pengakuan VF yang pernah kontak fisik dengan EA. Namun, katanya, sejauh ini keterangan tersebut masih bersifat cerita.
“Sejauh ini hanya bersifat cerita saja. Kami harus mengetahui dari sumbernya langsung,” ujar dia.
Sekretaris Satgas Covid yang juga Kepala Dinas Kesehatan Sikka itu menambahkan 1 kontak erat yang sudah diketahui adalah SRS yang adalah istri VF. Pasangan suami istri tersebut, kini dirawat di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere sejak Senin (13/4).
Petugas kesehatan telah melakukan rapid test pertama, dan hasilnya VF dan SRS dinyatakan non reaktif. Rencananya 10 hari lagi dilakukan ralid test kedua.
Paska rapid test pertama, VF dan SRS langsung menjalani dua kali pemeriksaan swab. Sampel swab akan dikirim Rabu (15/4) besok ke laboratorium di Surabaya.
Bersamaan dengan sampel swab VF dan SRS, Satgas Covid Sikka juga mengirim sampel swab lainnya dari 4 penumpang KM Lambelu. Empat orang ini juga sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.*** (eny)















