Ratusan Eks Penumpang Lambelu Dipulangkan, Tersisa 19 Orang

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 April 2020 - 14:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 8 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk Lanal Maumere mengangkut warga karantina dari Kecamatan Alok, Jumat (24/4)

Truk Lanal Maumere mengangkut warga karantina dari Kecamatan Alok, Jumat (24/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Setelah koordinasi secara bertahap, akhirnya 155 eks penumpang KM Lambelu dipulangkan. Kini tersisa 19 orang saja yang berada di lokasi karantina massal.

Yang masih berada di lokasi karantina yakni 8 dari Kecamatan Doreng, 6 dari Kecamatan Lela, 2 dari Kecamatan Alok, 2 dari Kecamatan Mapitara, dan 1 dari Kecamatan Nele.

Mereka ini belum pulang karena berbagai alasan. Dari Doreng misalnya, Camat Doreng Polikarpus Manase masih berkoordinasi secara lebih baik dengan kepala desa. Warga karantina dari kecamatan ini mendesak untuk pulang, tapi Camat Doreng meminta mereka bertahan 2-3 hari lagi. Sempat terjadi protes dari warga karantina.

Sementara dari Lela, Alok, Mapitara dan Nele, sependapat dengan langkah masing-masing camat, untuk berkoordinasi lebih baik lagi di tingkat desa/kelurahan dan masyarakat sekitar.

Sebelum dipulangkan, masing-masing camat memberikan pengarahan dan penjelasan kepada warganya. Warga karantina diingatkan untuk menjalankan karantina mandiri secara benar.

Pemulangan ratusan eks penumpang KM Lambelu dengan menggunakan beberapa kendaraan dari Lanal Maumere, Satpol PP dan Damkar, bus pelajar, dan dari BPBD Sikka.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Camat Alok Timur Peter Ambrosius mengantar pulang warganya dengan kendaraan operasional camat. Sementara beberapa keluarga menyewa kendaraan sendiri.

Suasana pemulangan warga eks penumpang Lambelu, berjalan sedikit tidak terkoordinir. Kepala BPBD Sikka Mohamad Daeng Bakir berkali-kali terpaksa menyampaikan informasi lewat pengeras suara untuk mengatur proses pemulangan secara baik.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru