Maumere-SuaraSikka.com: Dari 8 eks penumpang KM Lambelu yang dipastikan positip corona, sebanyak 7 orang pernah pulang ke rumah untuk karantina mandiri.
Mereka kembali ke rumah pada Jumat (24/3) lalu, setelah diizinkan pemerintah daerah setempat melalui persetujuan camat, kepala desa dan keluarga.
Sebelumnya pada Kamis (23/3) malam, ratusan warga karantina sempat melakukan mogok makan. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes menuntut pemerintah setempat memulangkan mereka karena masa karantina sudah berakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perkembangan kemudian, Satgas Covid Sikka melakukan rapid test ketiga terhadap puluhan eks penumpang Lambelu yang sudah pulang ke rumah. Diketahui, 7 orang ini antara lain yang reaktif rapid test, sehingga dijemput ke lokasi karantina terpusat.
Sementara itu 1 orang lainnya yang positip corona, praktis menjalani masa karantina hingga sekarang, sejak 7 April 2020.
“Dari 8 yang positip, ada 7 orang yang sempat kembali ke rumah, hanya 1 yang bertahan, tidak pernah pulang,” jelas Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo kepada wartawan, Kamis (14/5).
Menurut informasi, Satgas Covid Sikka akan mengevakuasi 8 positip corona ini ke ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere pukul 20.00 Wita malam ini, untuk mendapatkan penanganan medis selanjutnya.*** (eny)















