Maumere-SuaraSikka.com: KEL dan MD tampak tenang di dalam ambulance. Raut wajah dua anak muda ini layaknya biasa saja, meskipun divonis positip corona. Keduanya memohon masyarakat Kabupaten Sikka berdoa bagi mereka.
“Mohon doa bagi kami, biar cepat sembuh,” pinta KEL, sebelum dievakuasi ke ruang isolasi, Kamis (14/5) malam.
KEL, pemuda berusia 22 tahun itu mengaku kondisinya dalam keadaan sehat. Demikian pun MD 17 tahun mengaku sehat-sehat saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
KEL mengatakan dia tidak kaget ketika namanya diumumkan sebagai orang yang terpapar virus corona. Pasalnya, sebelum disampaikan rssmi saat penjemputan untuk evakuasi, dia sudah mendapatkan informasi tersebut dari seseorang.
“Tadi ada yang sudah beri tahu kalau saya salah satu yang positip. Jadi tadi waktu dipanggil untuk evakuasi, saya rasa biasa saja,” tambah warga Desa Wailamung Kecamatan Talibura itu.
KEL mengaku kaget saat mendapat informasi pertama dari seseorang, yang dia tidak sebutkan namanya. Mendengar informasi itu, spontan dia langsung tertegun, sambil memohon pertolongan Tuhan.
Sejak kembali ke rumah pada Jumat (24/3) lalu, KEL mengaku melaksanakan karantina mandiri pada lokasi karantina yang disiapkan pemerintah desa setempat.
Dua pemuda ini dievakuasi pertama kali, bersama YBKL 18 tahun dan WW 19 tahun. Evakuasi menggunakan mobil Ambulance Gawat Darurat Khusus Covid 19.
Selain MD yang berasal dari Desa Hepang Kecamatan Lela, 3 orang yang dievakuasi pertama adalah warga Desa Wailamung.*** (eny)















