Maumere-SuaraSikka.com: Kapolres Sikka ditugaskan memimpin penelusuran rekam jejak 8 warga Kabupaten Sikka eks penumpang KM Lambelu yang sudah dinyatakan positip corona.
Penelusuran rekam jejak sangat penting untuk mengetahui kontak fisik 8 orang tersebut, baik dengan keluarga ataupun pihak lainnya.
“Hari ini (kemarin, Red) juga akan dianalisa secara cepat oleh Tim Satgas Covid dipimpin Kapolres, untuk melakukan tracking terhadap 8 yang sudah positip. Kita lihat kembali rekam jejak kontak mereka terhadap keluarga atau pihak lain,” jelas Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo kepada wartawan, Kamis (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tracking, kata Bupati Sikka, nantinya diikuti dengan pemeriksaan kesehatan. Tim kesehatan ikut terlibat untuk melaksanakan rapid test terhadap orang-orang yang pernah berkontak fisik dengan 8 yang positip corona.
Kapolres Sikka AKBP Sajimin yang duhubungi melalui telepon selular, Jumat (15/5), memastikan akan ada tim gabungan untuk melaksanakan penelusuran rekam jejak.
“Satu tim gabungan. Tapi Polres sudah ada tim. Data sudah ada,” jawab Sajimin.
Sebanyak 8 orang yang positip corona tersebar di 3 kecamatan, yakni 6 di Kecamatan Talibura, 1 di Kecamatan Waigete, dan 1 di Kecamatan Lela.
Dari 8 orang tersebut, hanya MD yang berasal dari Desa Hepang Kecamatan Lela, yang menjalani karantina secara terpusat sejak hari pertama. Sedangkan 7 orang lainnya sempat pulang pada Jumat (24/3) lalu.*** (eny)















