Campur Baur di Lokasi Karantina, Budpar Sudah Tidak Sehat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2020 - 11:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga karantina di Kantor Dinas Budpar Sikka, Sabtu (16/5)

Warga karantina di Kantor Dinas Budpar Sikka, Sabtu (16/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka sepertinya sudah tidak sehat. Banyak status warga karantina yang bercampur baur pada lokasi yang disiapkan pemerintah daerah setempat.

Lokasi karantina yang sebelumnya adalah Kantor Bupati Sikka ini, modelnya berlantai dua. Kini sedang menampung 56 warga karantina dari berbagai klaster.

Catatan media ini, di lantai dasar ada 4 ruangan yang disiapkan, menampung 37 orang. Sementara di lantai atas atau lantai dua, terdapat 2 ruangan yang menampung 19 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk lantai dua, tercatat sebanyak 18 santri dari Klaster Gresik, Krincing, dan Magetan. Ada juga 1 pelaku perjalanan dari Kalimantan.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Dua ruangan di lantai dua, dipecah menjadi kelompok reaktif dan nonreaktif berdasarkan hasil rapid test. Kelompok reaktif sebanyak 10 orang menempati Ruang E, sedangkan yang nonreaktif di Ruang F.

Untuk lantai dasar, dengan 4 ruangan, tercatat ada kelompok negatif swab sebanyak 18 orang dan kelompok yang sedang menunggu hasil swab sebanyak 19 orang.

Mereka ini sebagian besar Klaster Lambelu sebanyak 34 orang, terdiri dari 15 negatif dan 19 yang menunggu hasil swab. Dan 3 orang di antaranya adalah Klaster Gowa yang negatif swab.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Data dari Posko BPBD Sikka, Ruang A diisi 12 orang yang negatif swab. Lalu Ruang B diisi 14 orang, Ruang C diisi 2 orang, dan Ruang D diisi 9 orang.

Kondisi persebaran di lantai dasar, menggambarkan masih ada 6 orang negatif swab Klaster Lambelu, yang tersebar di Ruang B, Ruang C, dan Ruang D, yang penghuninya sedang menunggu hasil swab.

Pemisahan warga karantina dengan sebaran 6 ruangan dan dipisah menurut status medis, tampaknya belum memadai dan maksimal. Pasalnya, kontak erat antara satu dengan yang lain masih saling terjadi. Sementara fasilitas seperti kamar mandi pun masih minim.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru