Maumere-SuaraSikka.com: Maria Agustina Oviliana, 42 tahun, tidak perlu lagi membayar biaya pengobatan pada fasilitas kesehatan. Hal ini berkat campur tangan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Warga Desa Ribang Kecamatan Koting Kabupaten Sikka Propinsi NTT ini sempat terkejut. Padahal dia 4 hari menjalani rawat inap di RSUD TC Hillers Maumere.
“Katanya seluruh biaya pengobatan sudah dibayarkan JKN-KIS. Wah, bersyukur sekali saya menjadi peserta JKN-KIS,” ungkapnya di akhir Mei 2020 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ovi, demikian perempuan ini disapa, mengaku baru pertama kali mengalami kehadiran negara melalui program JKN-KIS.
Ceritanya, lanjut dia, waktu itu dia mengalami sakit tipus. Perempuan ini kemudian berobat ke Puskesmas Nita dengan bermodalkan KIS.
Seorang petugas medis mengingatkan agar Ovi menyimpan baik-baik KIS miliknya. Petugas medis tersebut menginformasikan bahwa KIS sangat memberikan efek sosial jika sedang dalam sakit.
Ovi mengatakan informasi dari petugas medis, terbukti kebenarannya. Dia sempat dirujuk dari Puskesmas Nita ke RSUD TC Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Saya rawat inap 4 hari. Keluar dari rumah sakit, saya tidak dipungut biaya. Puji Tuhan,” ungkapnya bersyukur.
Dari pengalaman itu, kini Ovi sedang mengurus anaknya sebagai peserta JKN-KIS. Sementara sedang dalam proses administrasi di Kantor Desa Ribang. Dia masih menunggu rekomendasi dari Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sikka.
“Puji Tuhan berlipat-lipat manfaat yang kami dapat dari program JKN-KIS,” ujarnya bangga sambil memperlihatkan KIS miliknya.
Ovi berharap program JKN-KIS terus berkesinambungan. Manfaatnya sangat luar biasa. Apalagi dengan prinsip gotong-royong, di mana yang sehat membantu yang sakit, yang mampu menolong yang kekurangan. Dengan demikian masyarakat tidak perlu kuatir lagi mengenai pembiayaan pengobatan.*** (eny)















