Lokasi Karantina Terpusat di Maumere Tampung 14 Warga Berbeda Klaster

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2020 - 13:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah eks penumpang KM Lambelu saat dievakuasi ke lokasi karantina terpusat, Jumat (31/7) dinihari

Sejumlah eks penumpang KM Lambelu saat dievakuasi ke lokasi karantina terpusat, Jumat (31/7) dinihari

Maumere-SuaraSikka.com: Lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka di Maumere, sementara ini menampung 14 warga. Semuanya berbeda klaster.

Warga karantina yang paling banyak berjumlah 9 orang dari Desa Hepang Kecamatan Lela. Mereka ini melakukan hubungan kontak dengan EV, pasien positip Covid-19.

Satgas Covid Sikka mengevakuasi terlebih dahulu 7 orang pada Kamis (30/7) petang. Menyusul lagi 2 orang tiba di lokasi karantina pada Jumat (31/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

EV sendiri sejak Rabu (22/7) malam sudah diisolir di ruang isolasi Dinas Kesehatan Sikka di Jalan Eltari. Dia ini datang dari Kalimantan Selatan, dan baru diketahui hasil swab positip setelah berada di kampungnya.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Selanjutnya terdapat 2 orang dari Watubala Kecamatan Waigete. Mereka berdua ini pernah berhubungan erat dengan KNP, pasien probable Covid-19 yang meninggal pada Selasa (21/7).

KNP, berusia 35 tahun, baru datang.dua hari sebelum dia meninggal. Pemuda ini datang dari Jakarta, dengan penyakit ginjal.

Dia meninggal di ruang isolasi RSUD TC Hillets Maumere, dan hari itu juga langsung dikuburkan secara protokoler kesehatan di Watubala.

Warga karantina lainnya adalah seorang pelaku perjalanan yang datang dari Malaysia. Dia ini berstatus sebagai Pekerja Migran Indonesia, yang akhirnya dideportase oleh pemerintah Malaysia.

Pelaku perjalanan yang berasal dari Kecamatan Waiblama ini berada di lokasi karantina terpusat sejak Sabtu (25/7). Dia dijemput Tim Satgas Covid Sikka dari Pelabuhan Marapokot Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Selain itu terdapat juga 2 warga karantina asal Kecamatan Kangae. Mereka berdua merupakan pasangan suami istri yang baru datang dari Kalimantan.

Pasutri ini menumpang KM Lambelu yang bersandar di Pelabuhan Larantuka, Kamis (30/7). Dia datang bersama 133 penumpang lain yang datang dari berbagai daerah.

Seluruh eks penumpang Lambelu sudah dipulangkan pada Jumat (31/7), kecuali pasutri ini yang memilih bertahan di lokasi karantina terpusat. Keduanya beralasan menunggu dulu hasil swab.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru