Pasutri di Lokasi Karantina Terpusat Minta Dilakukan Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2020 - 14:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasutri Yosef Kanisius dan Petronela Mazi

Pasutri Yosef Kanisius dan Petronela Mazi

Maumere-SuaraSikka.com: Pasangan suami istri yang dikarantina di lokasi terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka meminta untuk dilakukan rapid test.

Permintaan ini disampaikan pasutri Yosef Kanisius dan Petronela Mazi, Kamis (6/8), kepada Dokter Santi Delang, salah seorang dokter pada Satgas Covid Sikka.

Yosef Kanisius dan Petronela Mazi sebenarnya sudah menjalani rapid test di Balikpapan Propinsi Kalimantan Timur dengan hasil nonreaktif. Namun dokumen tersebut akan selesai masa berlakunya pada Jumat (7/8) besok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami butuh rapid test ulang, biar bisa jadi pegangan kalau kami dipulangkan ke rumah,” ujar pasutri ini.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Pasutri di Lokasi Karantina Terpusat Minta Dilakukan Rapid Test
Dokter Santi Delang sedang memberikan penjelasan kepada warga karantina, Kamis (6/8)

Terhadap permintaan ini, Dokter Santi Delang menjawab akan melakukan koordinasi dengan petugas Laboratorium Dinas Kesehatan. Hasil koordinasi akan diteruskan melalui petugas BPBD Sikka yang siaga di lokasi karantina terpusat.

Pasutri ini mengaku bagi mereka rapid test sangat penting sekali. Pasalnya mereka sudah mencium bau penolakan dari warga di sekitar rumah mereka di Dusun Kloang Desa Teka Iku Kecamatan Kangae.

“Banyak sekali SMS dari keluarga, yang sampaikan harus ada surat keterangan bebas Covid baru bisa kembali ke rumah. Jadi kami minta rapid test dulu,” ungkap Yosef Kanisius.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Yosef Kanisius bersama istrinya datang dari Balikpapan. Keduanya tiba bersama 133 warga Kabupaten Sikka, menumpang KM Lambelu yang bersandar di Pelabuhan Larantuka, Kamis (30/7).

Tim Satgas Covid Sikka menjemput 135 orang ini langsung di Larantuka. Mereka kemudian dikarantina di Kantor Dinas Budpar. Keesokan harinya semua eks penumpang Lambelu dipulangkan, kecuali pasutri ini yang memilih tetap tinggal di lokasi karantina terpusat.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru