Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 12 warga yang dikarantina dipulangkan, Kamis (6/8), menyusul hasil swab mereka dinyatakan negatif virus corona.
Warga yang dipulangkan ini terdiri dari EV, yang mendiami ruang isolasi Dinkes, dan 11 warga yang menempati lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka.

Pemulangan 12 warga Kabupaten Sikka ini, berlangsung dalam empat gelombang. Awalnya EV dipulangkan lebih dulu sekitar pukul 11.00 Wita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemuda 19 tahun yang sebelumnya terkonfirmasi positip corona dari Kalimantan Selatan ini diantar Tim Medis Satgas Covid Sikka ke rumahnya di Desa Hepang Kecamatan Lela dengan menggunakan mobil ambulance.
Menyusul setelah itu 11 warga yang menempati Kantor Dinas Budpar Sikka dipulangkan sekitar pukul 14.30 Wita.
Sebelum dipulangkan, mereka mendapat penjelasan medis dari Dokter Santi Delang. Masing-masing mereka diberikan surat keterangan bebas corona.

Sebuah mobil operasional BPBD Sikka mengantar Frans Wato ke Desa Ilinmedo Kecamatan Waiblama. Dua orang personil BPBD Sikka ikut mendampingi.

Setelah itu 3 warga yang kontak erat dengan pasien probable, dipulangkan ke Watubala Kecamatan Waigete. Ketiganya menggunakan kendaraan pikup milik sendiri.
Dan gelombang terakhir, 2 mobil operasional BPBD Sikka mengantar 7 warga yang kontak erat dengan EV. Ada yang diantar ke Desa Du Kecamatan Lela, dan yang lainnya diantar ke Desa Hepang.
Dokter Santi Delang mengingatkan warga yang dipulangkan untuk melanjutkan karantina mandiri di rumah masing-masing.
Semua mereka diminta untuk terus menegakkan protokoler kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.
Dengan kondisi hari ini, tersisa 3 orang yang masih menempati lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Budpar. Tiga orang ini yakni pasangan suami istri yang baru pulang dari Balikpapan Kalimantan Timur, dan seorang pemuda yang kontak erat dengan EV.
Pasutri dari Balikpapan masih sedang koordinasi untuk menjalani rapid test. Sedangkan 1 warga yang kontak erat, hasilnya swab-nya belum keluar.*** (eny)















