Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 4.709 anak di Kabupaten Sikka kini sedang mengalami stunting. Pemerintah terus berupaya menekan agar jumlahnya makin menurun.
Penderita stunting di Sikka ini terdiri atas anak usia 0 bulan sampai 59 bulan, sebagaimana data terbaru yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Propinsi NTT.
Jumlah stunting di Sikka ini terbilang cukup besar. Setidaknya Sikka berada pada urutan ke-10 dari 22 kabupaten/kota di Propinsi NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Paling tinggi yakni Kabupaten Timor Tengah Selatan sebanyak 13.601 anak, lalu menyusul Kabupaten Kupang sebanyak 7.891 anak.
Setelah itu, Kabupaten Timor Tengah Utara 7.189 anak, Manggarai 6.184 anak, Sumba Barat Daya 6.074 anak, Flores Timur 5.245 anak, Kota Kupang.5.151 anak, Malaka 4.886 anak, dan Sumba Timur 4.839 anak.
Sementara kabupaten lainnya berkisar antara 1.000 sampai 4.700 anak. Jumlah yang paling rendah terdapat di Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 1.109 anak. Secara keseluruhan penderita stunting di NTT sebanyak 99.534 anak.
Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus menjelaskan pihaknya fokus penanganan kepada ibu hamil atau dalam istilahnya biasa disebut Bumil Care.
Penanganannya antara lain dengan memperhatikan gizi makanan. Hal ini dimaksudkan agar pada saatnya ibu-ibu hamil ini melahirkan anak yang tidak mengalami stunting.*** (eny)















