Metode Kolombia Jadi Pilot Project Pencegahan Stunting di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 56 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anak yang mengalami stunting sedang berada di Rumah Pemulihan Stunting, Senin (10/8)

Sejumlah anak yang mengalami stunting sedang berada di Rumah Pemulihan Stunting, Senin (10/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Kesehatan Sikka menggunakan metode Kolombia sebagai proyek percontohan (pilot project) pencegahan stunting di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus menjelaskan metode Kolombia terbukti berhasil mengatasi stunting. Metode ini dipakai juga di beberapa negara, seperti Bangladesh dan India.

Metode Kolombia Jadi Pilot Project Pencegahan Stunting di Sikka
Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus

“Dari pengalaman di tiga negara itu, metode ini berhasil. Kabupaten Sikka dengan potensi stunting yang tinggi, dan ini yang mendorong kami menggunakan metode ini,” jelas Petrus Herlemus di Rumah Pemulihan Stunting, Senin (10/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menambahkan metode ini lebih fokus kepada keseimbangan gizi dengan memberikan protein dan karbohidrat kepada anak-anak yang mengalami stunting.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Dalam kaitan dengan upaya ini, Dinkes Sikka memanfaatkan Rumah Pemulihan Stunting atau dalam istilah lokal disebut Lepo Gahar Naha Bisa, sebagai sarana ujicoba. Rencananya ujicoba akan dilaksanakan selama 6 bulan.

Setidaknya terdapat 32 anak di bawah usia 2 tahun yang dibina di Rumah Pemulihan Stunting yang terletak di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur.

Rumah Pemulihan Stunting sudah beroperasi lebih dari 1 bulan. Setiap hari, orang tua dari 32 anak membawa anak-anaknya untuk belajar, bermain, dan mendapatkan keseimbangan gizi.

Metode Kolombia Jadi Pilot Project Pencegahan Stunting di Sikka
Maria Filarisia

“Anak-anak dapat gizi yang baik. Dikasih telur, ikan, buah-buahan, sayur-sayuran,” ujar Maria Filarisia, ibu dari Adinda, balita berumur 1,8 tahun.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Ibu muda ini mengaku senang mendapatkan pelayanan di Rumah Pemulihan Stunting. Saat masuk pertama, berat badan anaknya adalah 7,4 kilogram, dan sekarang sudah menjadi 7,5 kilogram.

Petrus Herlemus menambahkan jika ujicoba ini berhasil, maka Dinkes Sikka akan melakukan replikasi untuk semua desa dan kelurahan di Kabupaten Sikka.

Penderita stunting di Kabupaten Sikka tergolong tinggi, yakni mencapai 4.709 anak. Sikka berada di urutan kesepuluh terbanyak dari 22 kabupaten/kota di NTT.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru