Maumere-SuaraSikka.com: Sejumlah warga karantina di Maumere mengamok, Rabu (19/8). Masalahnya karena penanganan terhadap mereka selaku pelaku perjalanan dituding amburadul.
Warga karantina mempertanyakan informasi yang berbeda-beda yang disampaikan Tim Kerja Satgas Covid Sikka.
Informasi berbeda-beda itu yakni Kepala BPBD Sikka Mohamad Daeng Bakir menyampaikan pelaku perjalanan dikarantina selama 3-4 hari. Sementara petugas skrining dari Dinas Kesehatan Sikka menyampaikan pelaku perjalanaan dipulangkan untuk karantina mandiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bagaimana, ada yang sampaikan kami di sini dulu 3-4 hari, tapi petugas kesehatan bilang karantina mandiri. Jangan buat kami bingung,” ungkap seorang pelaku perjalanan di depan Penjabat Sekda Sikka Wihelmus Sirilus dan Kepala BPBD Mohamad Daeng Bakir, Rabu (19/8).
Sejumlah warga karantina mendesak agar mereka dipulangkan. Alasannya karena mereka telah membawa dokumen lengkap hasil rapid test.
Sempat terjadi perdebatan sengit antara pelaku perjalanan dengan Sekda Sikka. Pelaku perjalanan menantang agar Penjabat Sekda Sikka menghadirkan petugas kesehatan.

Penjabat Sekda Sikka meminta pengertian pelaku perjalanan, dan menyerahkan tanggung jawab urusan pelaku perjalanan kepada pemerintah.
“Percayakan kepada pemerintah yang urus. Kami akan urus yang terbaik untuk kepentingan semua orang, baik pelaku perjalanan juga masyarakat semuanya. Ini untuk kepentingan bersama,” jawab Penjabat Sekda Sikka.
Penjabat Sekda Sikka ini kemudian menegaskan bahwa pelaku perjalanan yang datang dengan KM Lambelu sebanyak 183 orang tetap dikarantina selama 3-4 hari.
Pelaku perjalanan masih tidak puas dengan keputusan tersebut. Beberapa di antara mereka lalu menyampaikan sejumlah kekurangan fasilitas yang mereka alami di lokasi karantina terpusat.
Antara lain disebutkan kurangnya kasur untuk tidur, sehingga 4 orang tidur pada 1 kasur yang sama. Selain itu, toilet dan kamar mandi yang terbatas, disertai kurangnya air bersih.
Penjabat Sekda Sikka menyampaikan terima kasih atas masukan dan kritikan. Dia berjanji akan membenahi hal-hal tersebut.*** (eny)















