Pasangan Selingkuh dari Larantuka Digebrek di Hotel Benggoan Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 30 Desember 2018 - 14:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 241 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi sedang menginterogasi pasangan selingkuh yang digebrek di Hotel Benggoan Maumere, Sabtu (29/12) malam

Polisi sedang menginterogasi pasangan selingkuh yang digebrek di Hotel Benggoan Maumere, Sabtu (29/12) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Malam minggu terakhir di tahun 2018, Sabtu (29/12), membuka aib perselingkuhan antara SH dan FF. Pasangan selingkuh dari Larantuka Kabupaten Flores Timur ini digebrek tim operasi gabungan TNI dan Polri pada salah satu kamar di Hotel Benggoan Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT.

Disaksikan media ini, polisi menggedor pintu kamar yang ditempati pasangan selingkuh ini. Ketika pintu kamar dibuka ternyata di dalamnya terdapat SH, laki-laki 41 tahun, dan FF, perempuan 39 tahun. Keduanya hanya mengenakan celana pendek dengan baju seadanya. Mengetahui kehadiran aparat keamanan, FF langsung cepat-cepat menuju kamar mandi yang terletak di dalam kamar itu.


Berita Terkait:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Seorang anggota polisi langsung menginterogasi SH. Laki-laki ini tampak  berbelit-berbelit menjawab pertanyaan aparat kepolisian. Terkesan dia berupaya menghindar untuk menutupi perselingkuhan yang dia lakukan bersama FF.

SH tidak dapat mengelak ketika dimintai identitas. Ternyata laki-laki ini tidak membawa satu pun dokumen identitas seperti kartu tanda penduduk (KTP). Dia hanya menunjukkan sebuah paspor untuk menuju Malaysia. Merasa ada kejanggalan, polisi lalu meminta FF segera keluar dari kamar mandi.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

FF yang keluar dari kamar mandi langsung duduk berdampingan di sebelah SH. Tampak keduanya berperilaku seperti pasangan suami isteri yang sah. Beberapa polisi wanita yang ikut dalam operasi gabungan malam itu langsung melakukan interogasi kepada FF.

Setelah melakuan pendalaman, polisi mencurigai keduanya bukan pasangan suami isteri yang sah. Beberapa kali pertanyaan polisi tentang status perkawinan, namun keduanya tidak mau menjawab. Dengan alasan tersebut, apalagi tidak memiliki identitas, polisi pun langsung mengelandang pasangan selingkuh ini ke Mapolres Sikka yang tidak jauh dari hotel tersebut.

Kapolres Sikka melalui Kasat Narkoba Polres Sikka Iptu Anas menjelaskan pihaknya menggelandang pasangan yang diduga berselingkuh karena tidak memiliki identitas apapun. Polisi akan mengambil keterangan yang lebih luas dari kedua orang itu. Jika SH dan FF masing-masing atau salah satu di antaranya memiliki keluarga, maka keduanya bisa ditindak dengan kasus perzinahan. Itu pun tergantung kalau ada laporan pengaduan dari pihak yang dirugikan.  Tetapi jika keduanya sama sekali belum berkeluarga, maka polisi akan melakukan pembinaan.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Kegiatan razia ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi selama Operasi Lilin Turangga 2018 di wilayah hukum Polres Sikka, menyasar wilayah peredaran narkotika di hotel, cafe, tempat karaoke dan hiburan malam.

Kegitan cipta kondisi ini dipimpin Kasat Narkoba Anas didampingi KBO Narkoba Aiptu Leonardus Tunga dan Kanit Tipiter Reskrim Polres Sikka Ipda Razes Manurung. Personil yang terlibat yakni 9 orang dari Sat Narkoba, 5 orang dari Sat Reskrim, 5 orang Sat Samapta, 2 orang P3D, 3 orang Pomal TNI-AL, 2 orang TNI-AD, 2 orang petugas Dinkes Sikka, dan 2 orang Pol PP Sikka, serta beberapa wartawan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru