Diperlakukan Tidak Manusiawi, Guru Seret Orang Tua Murid ke Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2019 - 20:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 47 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Theresia Pramunista Rolle, guru SDI Madawat sedang memberikan keterangan kepada penyidik Polres Sikka terkait tindakan kekerasan orang tua kepada guru, Jumat (1/3)

Theresia Pramunista Rolle, guru SDI Madawat sedang memberikan keterangan kepada penyidik Polres Sikka terkait tindakan kekerasan orang tua kepada guru, Jumat (1/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Theresia Pramunista Rolle, guru Kelas 3 SDI Madawat di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Jumat (3/1), menyeret orang tua murid ke aparat penegak hukum. Persoalannya dia merasa diperlakukan tidak manusiawi oleh orang tua tersebut.
Guru yang biasa dipanggil Risna ini mengaku sangat malu karena mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan. Orang tua murid yang bernama Arnold Raga tanpa argumentasi mendasar, langsung menggunting rambut sang guru. Tindakan Arnold Raga itu disaksikan seorang rekan guru dan puluhan siswa Kelas 3B. Risna merasa malu sekali diperlakukan dengan cara yang tidak manusiawi.
Peristiwa ini buntut dari aturan sekolah yang diterapkan Risna pada Rabu (27/2). Saat itu dia menggunting rambut sekitar 10 orang murid Kelas 4, termasuk anaknya Arnold Raga. Risna menerapkan tindakan itu karena rambut para murid sudah kelihatan panjang. Wali Kelas 4 John Robert sudah memberikan teguran agar murid yang berambut panjang segera memotong rambutnya. Namun teguran itu tidak diindahkan.

Berita Terkait:

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Guru Gunting Rambut Murid, Orang Tua Gunting Rambut Guru

Pelaku Gunting Rambut Guru, Akhirnya Menyesal dan Minta Maaf

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Waktu itu saya mengganti Pa John Robert sebagai Wali Kelas 4. Siswa yang rambut panjang sudah ditegur. Tapi karena tidak ada yang mengindahkan, lalu saya gunting rambut mereka. Gunting hanya sedikit saja, sebagai pembinaan. Nanti ditindaklanjuti orang tua mereka masing-masing,” jelas Risna di Mapolres Sikka.
Ternyata tindakan Risna ini membuat “marah” Arnold Raga, orang tua dari Armando. Dengan membawa gunting dari rumah, Arnold Raga nekad menggunting rambut bagian depan milik Risna. Kesal dengan perlakuan orang tua urid ini, Risna pun langsung melaporkan peristiwa ini ke aparat penegak hukum.
“Dia cari saya sampai ke ruang perpustakaan. Saya ada di situ, kebetulan ruangan itu kami pakai untuk kegiatan belajar mengajar Kelas 3B. Begitu tahu saya yang gunting rambut anaknya, lalu dia ambul gunting dari kantong celana belakang, pegang kepala saya dan langsung gunting rambut saya,” cerita Risna.
Risna menambahkan saat itu tidak ada komunikasi sedikit pun antara Arnold Raga dan dirinya. Tiba-tiba saja Arnold Raga sudah memegang kepalanya dan menggunting rambutnya. Risna mengaku pasrah saja, karena kalau dia bergerak atau melawan dia kuatir gunting yang tajam bisa menggoresi kepalanya.
“Setelah dia selesai gunting baru dia bicara, karena Ibu gunting rambut anak saya, maka hari ini saya gunting rambut Ibu. Di situ baru saya tahu persoalnnya. Saya rasa malu sekali, tindakan orang tua ini sudah menghina saya,” ujar Risna.
Didukung oleh suami, keluarga dan rekan-rekan guru, Risna pun langsung melapor perstiwa itu ke Polres Sikka. Kini keduanya sudah diambil keterangan oleh penyidik Unit Tindak Pidana Ringan (Tipikor) Reskrim Polres Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru