Maumere-SuaraSikka.com: Tidak terima rambut anaknya digunting oleh guru, orang tua murid pun membalas menggunting rambut sang guru. Kasus ini terjadi di SDI Madawat Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Jumat (1/3). Alhasil persoalan ini pun terbawa hingga ke Polres Sikka.
Kasus ini berawal dari tindakan Theresia Pramunista Rolle, Guru Kelas 3 SDI Madawat yang merangkap Guru Kelas 4. Pada Rabu (27/2) dia menggunting rambut puluhan siswa Kelas 4.
Rambut para pelajar digunting karena sudah tampak panjang. Theresia Pramunista Rolle yang biasa dipanggil Rista mengaku para pelajar sudah diingatkan untuk menggunting rambut yang panjang. Namun karena tidak ada yang mengindahkan, akirnya Rista menggunting rambut para pelajar, termasuk Armando.
Rupanya bentuk pembinaan yang merupakan aturan dalam sekolah tersebut, tidak diterima orang tua Armando yang bernama Arnold Raga. Pada Jumat (1/3) Arnold Raga mengantar anaknya ke sekolah, sekalian merencanakan aksi balas dendam kepada Rista.
Arnold Raga mencari Rista yang selama ini dia belum kenal wajahnya. Setelah beranya-tanya kepada beberapa guru, akhirnya dia bertemu Rista di ruang perpustakaan yang difungsikan sebagai ruang Kelas 3. Tanpa ada komunikasi lagi, Arnoldus Raga pun mengeluarkan gunting dari kantung celana belakang, dan langsung menggunting rambut bagian depan Rista.
“Kau gunting rambut anak saya, sekarang saya gunting kau punya rambut,” demikian cerita Rista mengutip pernyataan Arnold Raga.
Berita Terkait:
- Diperlakukan Tidak Manusiawi, Guru Seret Orang Tua Murid ke Polisi
- Pelaku Gunting Rambut Guru, Akhirnya Menyesal dan Minta Maaf















