Guru Gunting Rambut Murid, Orang Tua Gunting Rambut Guru

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2019 - 20:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arnold Raga, pelaku yang menggunting rambut guru SDI Madawat di Kabupaten Sikka, sedang memberikan keterangan kepada penyidik, Jumat (3/1)

Arnold Raga, pelaku yang menggunting rambut guru SDI Madawat di Kabupaten Sikka, sedang memberikan keterangan kepada penyidik, Jumat (3/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Tidak terima rambut anaknya digunting oleh guru, orang tua murid pun membalas menggunting rambut sang guru. Kasus ini terjadi di SDI Madawat Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Jumat (1/3). Alhasil persoalan ini pun terbawa hingga ke Polres Sikka.
Kasus ini berawal dari tindakan Theresia Pramunista Rolle, Guru Kelas 3 SDI Madawat yang merangkap Guru Kelas 4. Pada Rabu (27/2) dia menggunting rambut puluhan siswa Kelas 4.
Rambut para pelajar digunting karena sudah tampak panjang. Theresia Pramunista Rolle yang biasa dipanggil Rista mengaku para pelajar sudah diingatkan untuk menggunting rambut yang panjang. Namun karena tidak ada yang mengindahkan, akirnya Rista menggunting rambut para pelajar, termasuk Armando.
Rupanya bentuk pembinaan yang merupakan aturan dalam sekolah tersebut, tidak diterima orang tua Armando yang bernama Arnold Raga. Pada Jumat (1/3) Arnold Raga mengantar anaknya ke sekolah, sekalian merencanakan aksi balas dendam kepada Rista.
Arnold Raga mencari Rista yang selama ini dia belum kenal wajahnya. Setelah beranya-tanya kepada beberapa guru, akhirnya dia bertemu Rista di ruang perpustakaan yang difungsikan sebagai ruang Kelas 3. Tanpa ada komunikasi lagi, Arnoldus Raga pun mengeluarkan gunting dari kantung celana belakang, dan langsung menggunting rambut bagian depan Rista.
“Kau gunting rambut anak saya, sekarang saya gunting kau punya rambut,” demikian cerita Rista mengutip pernyataan Arnold Raga.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Spontan persoalan yang terjadi sekitar pukul 07.30 Wita itu menjadi heboh. Rista kemudian menelepon suaminya untuk segera datang ke sekolah. Beberapa keluarga guru beranak satu ini pun langsung ke sekolah. Nyaris saja Arnold Raga menjadi amukan kelurga Rista. Namun akhirnya mereka bersepakat membawa kasus ini ke aparat penegak hukum.
Aparat keamanan pun bergerak cepat ke sekolah untuk menjemput Arnold Raga yang dikabarkan masih berada di sekolah itu. Ternyata pelaku yang tinggal di belakang Rutan Maumere ini sudah kembali ke rumahnya. Mendengar persoalan ini dilaporkan ke polisi, Arnold pun dengan kesadaran sendiri langsung mendatangi Polres Sikka. Dia membawa gunting berwarna hitam yang digunakan untuk menggunting rambut Rista.
Pantauan media ini di Polres Sikka, persoalan ini ditangani penyidik Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Reskrim Polres Sikka. Arnold Raga sedang memberikan keterangan kepada penyidik. Sementara Rista tampak lemas, dan baring-baring di pangkuan seorang rekan guru.
Sadar akan kehadiran sejumlah wartawan, Rista pun tidak segan-segan memberikan keterangan. Dia menceritakan kronologis hingga terjadi kekerasan yang dilakukan Arnold Raga. Selang beberapa lama kemudian dia dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru