Simulasi Coblos di Sikka, 1 Pemilih Butuh Waktu Sekitar 5 Menit 

0
335
Simulasi Coblos di Sikka, 1 Pemilih Butuh Waktu Sekitar 5 Menit
Simulasi pencoblosan di Aula Henrik Maumere, Sabtu (9/3)
Maumere-SuaraSikka.com: Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Sikka Propinsi NTT melakukan simulasi pencoblosan surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Sabtu (9/3). Dari 10 orang pemilih, rata-rata satu pemilih membutuhkan waktu sekitar 5 menit.
Simulasi ini dilaksanakan di Aula Henrik Litbang Kelurahan Madawat Kecamatan Alok. Agenda ini dilakukan bertepatan dengan kegitan Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dalam Pemilu 2019 bagi 105 anggota PPK yang tersebar di 21 kecamatan.
Aula Henrik dirancang seolah-olah menjadi tempat pemungutan suara (TPS). Tujuh petugas Kelompok Penyelenggara Pemunguan Suara (KPPS) tampak melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing. Para pemilih dan saksi menempati kursi-kursi yang disediakan.
Dari simulasi yang dilakukan, masih ada kesalahan-kesalahan dalam penyelenggaraan dan pemilihan yang dilakukan oleh KPPS dan pemilih. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sikka Feri Soge beserta empat komisoner lainnya dan Komisoner KPU NTT Edy Diaz yang menyaksikan simulasi langsung memberikan arahan-arahan teknis penyempurnaan.
Bimtek Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dalam Pemilu 2019 ini dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat pusat. PPK yang telah mendapatkan Bimtek, nantinya melanjutkan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan, yang kemudian dilanjutkan dengan Bimtek di tingkat KPPS.
Simulasi Coblos di Sikka, 1 Pemilih Butuh Waktu Sekitar 5 Menit
Edy Diaz, Komisioner KPU NTT
Komisoner KPU NTT Edy Diaz menjelaskan Bimtek dimaksudkan agar penyelenggara di tingkat bawah lebih memahami secara praktis tentang tata cara pelaksanaan pemunguan dan penghitungan suara sampai dengan rekapitulasi. Hal ini dilakukan agar penyelenggaraan pemungutan suara, penghitungan suara dan rekapitulasi dapat berlangsung secara baik sesuai aturan-aturan main.
“Semua orang yang berada di luar sedang melihat kinerja kerja penyelenggara. Karena itu para penyelenggara harus benar-benar bekerja secara profesional,” ujar Edy Diaz yang hari itu melakukan monitoring.
Simulasi Coblos di Sikka, 1 Pemilih Butuh Waktu Sekitar 5 Menit
Herimanto, Jurubicara KPU Sikka
Jurubicara KPU Sikka Herimanto mengatakan pelaksanaan Bimtek untuk memastikan kesiapan penyelenggara dalam menghadapi Pemilu 2019. Dia mengakui masih ada kesalahan-kesalahan teknis yang dilakukan pada saat simulasi. KPU Sikka akan terus berupaya agar penyelenggaraan pemungutan suara, penghitungan suara, dan rekapitulasi dilaksanakan sesuai regulasi.
“Masih ada dua kali Bimtek, di tingkat PPS dan KKPS. Jadwalnya nanti disesuaikan. Kami akan terus koordinasi dan monitoring,” ujar dia.
Pemilu 2019 dijadwalkan pada 17 April 2019 mendatang. Di Kabupaten Sikka terdapat 894 TPS yang tersebar di 21 kecamatan dengan jumlah pemilih     sebanyak 197.823. Sementara ini KPU Sikka sedang melakukan perekrutan  6.258 KPPS dan 1.788 petugas keamanan dan ketertiban.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini