Mobil Pengangkut Surat Suara Terperosok ke Dalam Lumpur

1
268
Mobil Pengangkut Surat Suara Terperosok ke Dalam Lumpur
Sebuah truk berupaya mengeluarkan truk pengangkut suara suara yang terperosok ke dalam lumpur di halaman Kantor KPU Sikka, Jumat (15/3)
Maumere-SuaraSikka.com: Aktifitas pemindahan surat suara dari Pelabuhan Laurensius Say Maumere ke Gudang Logostik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Jumat (15/3), sempat terhambat. Pasalnya, mobil pengangkut surat suara terperosok ke dalam lumpur.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Kala itu sebuah mobil pengangkut peti kemas yang berisikan surat suara tiba di halaman Kantor KPU Sikka di Jalan Eltari Dalam Kelurahan Kota Uneng. Truk fuso dengan 14 roda ini mengangkut 334 koli surat suara.
Untuk sampai ke gudang logistik yang terletak di belakang Kantor KPU, truk ini harus berjalan mundur. Saat itulah ban belakang fuso terperosok ke dalam lumpur, dan terbenam kurang lebih 10 centimeter. Padahal jarak ke gudang hanya kurang lebih 20 meter saja. Lumpur yang ada di halaman Kantor KPU Sikka akibat hujan deras pada malam sebelumnya.
Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengeluarkan truk fuso tersebut. Sebuah truk fuso lain yang juga mengangkut suara suara, mencoba menarik truk yang terbenam lumpur dengan tali tambang. Berkali-kali dilakukan, namun upaya itu pun sia-sia karena beban yang berat.
Ketua KPU Sikka Feri Soge kemudian berkoordinasi dengan petugas dari PT Cira Niaga Logistik, sebagai penanggungjawab distribusi surat suara. Akhirnya disepakati jalan sederhana yakni membongkar langsung surat suara dari atas truk, kemudian dibawa ke gudang logistik dengan menggunakan truk yang lain.
Evakuasi surat suara suara dari truk fuso ke atas pick up untuk kemudian disimpan di gudang logistik KPU Sikka
Surat suara Pemilihan Umum (pemilu) 2019 untuk masyarakat Kabupaten Sikka, dibawa dengan KM Meratus Ultima 2, termasuk juga surat suara untuk masyarakat Kabuoaten Flores Timur. Kapal barang pengangkut peti kemas itu sudah tiba di Pelabuhan Laurensius Say pada Rabu (13/3).
Pembongkaran surat suara dari atas kapal baru dilakukan pada Jumat pagi tadi. Ada tiga peti kemas yang berisikan surat suara, di mana 1 peti kemas untuk Sikka berisi 334 koli, 1 peti kemas untuk Flotim berisi 567 koli, dan 1 peti kemas lagi untuk Sikka 464 koli dan Flotim 82 koli. Pada peti kemas yang berisikan surat suara untuk Sikka dan Flotim, dibatasi dengan kertas manila berwarna putih guna menghindari terjadinya pertukaran.
Sampai siang ini, sejumlah tenang kerja bongkar muat (TKBM) Pelabuhan Laurensius Say masih melakukan pembongkaran surat suara dari atas truk fuso ke gudang logistik. Aktifitas ini dipantau Ketua KPU Sikka, Bawaslu Sikka, Kasat Samapta Polres Sikka Iptu Messakh Hetharie, dan sejumlah aparat Polres Sikka.*** (eny)

KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini