Jelang Pemilu 2019, Pemilih Pemula Mulai Urus E-KTP

0
161
Jelang Pemilu 2019, Pemilih Pemula Mulai Urus E-KTP
Para pelajar dan anak muda yang tergolong pemilih pemula sedang mengurus perekaman E-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka, Jumat (22/3)
Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan anak muda duduk antri di ruang perekaman data kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka, Jumat (22/3). Rata-rata mereka adalah para pemilih pemula yang sedang mengurus E-KTP. Pengurusan data kependudukan ini dalam kaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.
Pantauan media ini, beberapa pemilih pemula masih mengenakan pakaian seragam Pramuka. Mereka berasal dari sebuah sekolah di dalam Kota Maumere. Usia mereka sudah mencapai 17 tahun dan berkewajiban memiliki kartu tanda penduduk.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka Bernadus Ratu sempat berbincang santai dengan dua anak sekolah ini. Keduanya mengaku instansi teknis pernah melakukan perekaman data penduduk di sekolah. Namun saat itu keduanya berhalangan sehingga terpaksa langsung merekam di Kantor Dinas Dukcapil di Jalan Soekarno-Hatta.
Seorang pelajar yang juga sedang mengurus E-KTP mengatakan pengurusan data kependudukan itu tidak semata karena Pemilu 2019. Pelajar ini beralasan sebagai warga negara dia berkewajiban memiliki E-KTP untuk dipergunakan dalam berbagai urusan lain.
Jelang Pemilu 2019, Pemilih Pemula Mulai Urus E-KTP
Petugas perekaman data kependudukan di Dinas Dukcapil Sikka sedang melayani warga yang mengurus E-KTP
“KTP kan penting sekali. Apalagi nanti untuk urusan kuliah. Jadi bukan karena Pemilu saja,” ujar pelajar yang minta namanya tidak disebutkan.
Beberapa pelajar dan anak muda lain malah mengaku terus terang, bahwa pengurusan E-KTP karena menjelang Pemilu 2019. Buat mereka bukan soal memilih siapa yang menjadi Presiden dan Wakil Presiden atau wakil-wakil rakyat, tetapi keinginan kuat menyalurkan hak-hak politik untuk pertama kalinya.
“Ini pemilu yang pertama buat saya, dan saya ingin sekali terlibat langsung dengan memberikan hak suara. Siapa pun yang terpilih itu urusan lain, yang terpenting saya datang ke tempat pemungutan suara dan memberikan pilihan,” ujar seorang pelajar yang meminta namanya dirahasiakan.
Bernadus Ratu mengatakan jauh sebelum ini pihaknya sudah melakukan perekaman E-KTP di beberapa sekolah. Lembaga-lembaga pendidikan menjadi target karena di tempat itu banyak sekali pelajar yang sudah mulai masuk ke usia memiliki E-KTP. Dia merasa bersyukur ada pelajaran yang dengan kesadaran sendiri mau mengurus data kependudukan.
Data yang dihimpun media ini, pemilih baru di Kabupaten Sikka mencapai 7.106 orang yang tersebar pada 21 kecamatan. Data ini berdasarkan pleno rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua pada 10 Desember 2018 lalu. Sementara itu diketahui pemilih pemula terdata mencapai angka 5.000 lebih.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini