Busyet! KPU Sikka Distribusi 688 Lembar Surat Suara Presiden untuk 1 TPS

0
81
Busyet! KPU Sikka Distribusi 688 Lembar Surat Suara Presiden untuk 1 TPS
Ketua PPK Alok Demmy Henriquez membacakan hasil penghitungan suara ulang untuk salah satu TPS di Pemana pada saat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Alok
Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah surat suara menjadi masalah yang paling dominan pada sebagian besar TPS di Kecamatan Alok di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Yang mencengangkan ketika diketahui KPU Sikka mendistribusi 688 lembar surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden hanya untuk 1 TPS.
Persoalan ini terungkap saat rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 di Aula Kantor Kecamatan Alok, Sabtu (27/4) malam, untuk menghitung perolehan suara Pemilu Presiden dan wakil Presiden pada TPS Madawat 04.
PPS Madawat yang membacakan data penggunaan suara pada Model C1 menyebutkan surat suara yang diterima termasuk cadangan 2 persen dari DPT sejumlah 688 lembar. Di mana rinciannya, surat suara yang dikembalikan karena rusak atau keliru mencoblos sebanyak 1 lembar, surat suara yang tidak digunakan ternasuk sisa surat suara cadangan sebanyak 477 lembar, dan surat suara yang digunakan sebanyak 210 lembar.
Pemilih pada TPS Madawat 04 yang terdaftar sebagai pemilih tetap (DPT) sebanyak 296 orang. Dengan rumusan baku bahwa cadangan surat suara adalah 2 persen dari DPT, maka idealnya surat suara yang diterima pada TPS Madawat 04 adalah sebanyak 302 lembar. Itu artinya ada kelebihan 386 lembar surat suara yang didistribusi oleh KPU Sikka.
Saksi Partai Golkar Yohanes Yunus Pareira menyesalkan kinerja KPU Sikka yang kurang teliti dan cermat dalam distribusi surat suara. Dia mengatakan dalam berbagai pertemuan bersama KPU Sikka, Partai Golkar sudah sering mengingatkan agar penyelenggaraan Pemilu 2019 benar-benar profesional dan bermartabat.
Saksi Partai Nasdem Yani Making mengatakan distribusi surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sudah tidak bisa ditolerir. Ketika pada banyak TPS kekurangan surat suara Pemilu Presiden, justeru di TPS Madawat 04 terjadi kelebihan yang sudah jauh di luar regulasi.
Sementara saksi PKP Indonesia Edward Lodovic mengatakan tidak heran dengan kondisi itu. Dia beralasan sejak rekapitulasi PPK Alok yang digelar pada Selasa (23/4), banyak sekali ditemukan kasus di mana KPU Sikka tidak konsisten mendistribusi jumlah suarat suara ke TPS-TPS.
Hingga kini belum diketahui apa alasan KPU Sikka mendistrisbusi surat suara Pemilu Presiden sebanyak 688 lembar. Ketua PPK Alok Demmy Henriquez yang memimpin rapat pleno perhitungan juga tidak mampu menjelaskan kondisi tersebut. Dia meminta saksi-saksi untuk mengajukan keberatan pada format kejadian luar biasa yang ditemukan saat pleno penghitungan suara.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini