Suara Hilang di Alok Timur, PKB Diam-Diam Saja

0
128
Suara Hilang di Alok Timur, PKB Diam-Diam Saja
Penghitungan ulang suara saat pleno rekapitulasi di PPK Alok yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Alok beberapa waktu lalu
Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 45 suara PKB hilang di Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka. Namun tidak ada reaksi dari partai pemenang kedua Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kabupaten Sikka. Bahkan saksi PKB yang mengikuti pleno rekapitulasi hanya diam-diam saja.
Ihwal suara PKB yang hilang di Kecamatan Alok Timur diketahui saat rekapitulasi penghitungan suara yang berlangsung di Aula Karmel Maumere, Rabu (8/5). Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk PPK Alok Timur, dipandu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka Feri Soge, dihadiri Bawaslu Sikka dan saksi-saksi partai politik.
Hilangnya 45 suara PKB justeru diungkapkan oleh saksi PKPI Edward Lodovic, setelah menyimak Model DA1-DPRD Kabupaten/Kota yang dibacakan Ketua PPK Alok Timur. Dari dokumen tersebut dia menduga ada penggelembungan suara untuk PPP di Desa Watugong dan Lepolima.
Edward Lodovic tidak sekedar menduga, tapi dia membeberkan data perolehan suara PPP di dua desa itu sesuai pleno rekapitulasi di tingkat PPK Alok Timur. Di Watugong, PPP mendapatkan 1 suara, namun dalam Model DA1-DPRD Kabupaten/Kota tertulis angka 21. Lalu di Lepolima, PPP memperoleh 5 suara, tetapi tertulis pada Model DA1-DPRD Kabupaten/Kota sejumlah 20 suara.
Setelah dilakukan penelusuran, akhirnya terkuak bahwa ada tambahan 45 suara untuk PPP, terdiri dari 20 suara di Watugong, 20 suara di Lepolima, dan 5 suara di Kojadoi. Sebanyak 45 suara itu ternyata diambil dari PKB.
Terungkapnya fakta-fakta hilangnya 45 suara yang digelembungkan ke PPP, ternyata tidak membuat PKB marah. Saksi partai itu tidak bergeming, dan lebih memilih diam. Padahal pada saat pleno rekapitulasi, saksi-saksi partai politik yang lain memberikan pendapat dan argumentasi yang mengutuk keras penggelembungan suara untuk PPP.
Sikap diam saksi PKB ini melahirkan persepsi-persepsi bersayap. Edward Lodovic mengaku kecewa dengan sikap politik saksi PKB yang seolah-olah membiarkan saja 45 suara partai itu hilang, dan digelembungkan ke PPP. Dengan sikap diam saksi PKB, dia menduga keras ada hal yang tidak beres di balik penggelembungan suara PPP.
Penggelembungan suara PPP di Alok Timur diduga kuat untuk mendongkrak perolehan suara partai itu agar bisa mendapatkan kursi ke-10 atau kursi terakhir di Dapil Sikka 1 yang meliputi Kecamatan Alok Timur, Alok, Alok Barat, dan PaluE.
Dari rekapitulasi tingkat kabupaten untuk PaluE, Alok Barat, dan Alok, diketahui PPP berada pada posisi ke-10 sementara dengan perolehan 1.683 suara. Pesaing tedekatnya adalah PKPI Sikka yang memperoleh 1.387 suara. Selisih antara dua partai ini yakni 296 suara.
Hasil pleno rekapitulasi di PPK Alok Timur yang berakhir pada Sabtu (4/5), menunjukkan PPP memperoleh 678 suara, sementara PKPI mendapatkan perolehan 1.019 suara. Jika dihitung secara akumulatif untuk semua kecamatan di Dapil Sikka 1, maka PPP mendapat 2.361 suara, dan PKPI mendapat 2.406 suara, atau dengan kata lain PKPI unggul 45 suara atas PPP.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini