Otoritas Pelabuhan Gelar Sidak, Pemilik Kapal Ajak Berdebat 

0
88
Otoritas Pelabuhan Gelar Sidak, Pemilik Kapal Ajak Berdebat
KSOP Maumere bersama Basarnas Maumere dan aparat kepolisian melakukan inspeksi mendadak di Pelabuhan Laurensius Say Maumere, Sabtu (1/6)
Maumere-SuaraSikka.com: Arus mudik ke wilayah kepulauan di Kabupaten Sikka, terus meningkat akhir-akhir ini. Otoritas pelabuhan di Maumere pun menggelar inspeksi mendadak (sidak), Sabtu (1/6). Namun inisiatif ini malah mendapat perlawanan dari pemilik kapal yang justeru mengajak berdebat.
Halim Eko dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Maumere beralasan sidak dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan laut. Kebijakan ini menyusul imbauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BKG) tentang informasi angin kencang dan gelombang tinggi pada sejumlah perairan di Indonesia.
Kegiatan sidak ini melibatkan Kantor Basarnas Maumere dan aparat kepolisian. Sidak dilakukan terhadap KM Fajar Baru yang hari itu akan berangkat ke Pulau  Pemana. Ratusan penumpang sudah membludak di atas kapal kayu tersebut. Sebagian besar didomunasi ibu-ibu dan anak-anak. Semuanya hendak mudik Lebaran. Setelah dicek dokumen pelayaran, ternyata diketahui jumlah penumpang melebihi kapasitas.
Otoritas Pelabuhan Gelar Sidak, Pemilik Kapal Ajak Berdebat
Para penumpang yang hendak mudik ke Pulau Pemana berdesakan di atas KM Fajar Baru
Pada dokumen kapal tertulis kapasitas penumpang maksimal 60 orang. Namun penumpang Fajar Baru sudah mencapai ratusan orang. Tampak semua penumpang tidak mengenakan sarana keselamatan seperti life jacket. Belum lagi kapal itu juga memuat puluhan kendaraan bermotor roda dua.
Berbagai temuan tim operasi gabungan ini membuat pemilik kapal kelabakan. Pemilik kapal berpikiran petugas gabungan sengaja mencari-cari kesalahan untuk menghambat waktu keberangkatan kapal. Sempat terjadi perang mulut antara petugas gabungan dan pemilik kapal.
Setelah diberikan pemahaman, akhirnya pemilik kapal pun mulai bisa kooperaitf. Petugas gabungan pun meminta pemilik kapal melengkapi penumpang dengan life jacket. Pemilik kapal mengeluarkan life jacket yang ketersediaannya sangat terbatas. Life jacket pun diprioritasken kepada aanak-anak.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini