Janji Beasiswa Calon Mahasiswa, Siflan: Pemerintah Jangan Buat Lelucon

0
92
Janji Beasiswa Calon Mahasiswa, Siflan: Pemerintah Jangan Buat Lelucon
Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi
Maumere-SuaraSikka.com: Janji beasiswa kepada calon mahasiswa sebagaimana disampaikan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong terus menjadi polemik. Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi meminta pemerintah setempat jangan membuat lelucon dengan kebijakan tersebut.
“Terkait dana bantuan beasiswa calon mahasiswa, Fraksi Partai Nasdem menegaskan pemerintah jangan membuat lelucon yang tidak perlu. Tidak perlu membuat pencitraan yang konyol,” tegas Siflan Angi, Selasa (25/6).
Di depan paripurna DPRD Sikka dengan agenda pemandangan umum fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati tentang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), Siflan mengatakan seharusnya pemerintah melakukan aksi nyata yang tidak bertentangan dengan aturan main.
“Bukan aksi nyata dengan tidak ada aturan main bahkan menabrak aturan main. Aksi ini hemat fraksi namanya aksi ngawur tak bertepi. Stop tipu-tipu,” kritik dia.
Hemat Fraksi Partai Nasdem, selama ini pemerintah setempat menjalankan roda pemerintahan tidak seuai amanat UU Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2019 dan Pasal 8 Permendagri Nomor 22 Tahun 2009 tentang kerja sama dengan pihak ketiga. Bupati Sikka melakukan nota kesepahaman atau MoU dana bantuan beasiswa dengan beberapa perguruan tinggi tanpa duduk bicara bersama DPRD Sikka.
“Hemat Fraksi, Bupati telah latah dan ngawur, karena telah melanggar UU Nomor 23 Tahun 2014 dan Permendagri,” ujar dia.
Dia menambahkan bantuan pendidikan kepada calon mahasiswa yang sudah diumumkan Bupati Sikka melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka, hematnya, bukan diambil dari APBD TA 2019 karena tidak ada alokasi anggaran. Tetapi bantuan beasiswa tersebut dipakai dana pribadi Bupati Sikka.
“Oleh karena itu Fraksi Partai Nasdem memberi apresiasi kepada Saudara Bupati Sikka yang sangat konsisten terhadap kemaslatan masyarakat Kabupaten Sikka. Ini baru Bupati, bukan Bupati baru,” sindir dia.
Sebagaimana diketahui APBD TA 2019 tidak mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi calon mahasiswa. Pada saat pembahasaan RAPBD TA 2019 pemerintah tidak mengusulkan program ini. Kebijakan ini baru muncul setelah beberapa waktu kemudian.
Bupati Sikka telah memerintahkan Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka untuk mendaftarkan calon mahasiswa sebagai calon penerima beasiswa. Sudah 575 calon mahasiswa yang terdaftar. Sementara itu perangkat teknis seperti peraturan daerah yang mengatur program ini belum disiapkan pemerintah.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini