Jatuh ke Dalam Sumur 35 Meter, Maria Goreti Sari Meninggal

0
241
Jatuh ke Dalam Sumur 35 Meter, Maria Goreti Sari Meninggal
Evakuasi korban yang terjatuh pada sumur kedalaman 35 meter di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Beru Kabupaten Sikka, Rabu (14/8) pagi
Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan personil Basarnas Maumere melakukan evakuasi jasad Maria Goreti Sari dari dalam sumur, Rabu (14/8) pagi. Perempuan berusia 60 tahun itu terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman 35 meter. Saat dievakuasi, warga Lorong Karya Murni Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka itu sudah meninggal dunia.
Pantauan media ini di lokasi kejadian, seorang anggota Tim SAR Maumere turun ke dalam sumur dengan tali pengikat. Dia mengangkat korban yang sudah dalam keadaan meninggal, kemudian mengikatkan pada tali yang lain. Di luar sumur, puluhan anggota Tim SAR dibantu sejumlah aparat kepolisian menarik pelan-pelan kedua tali pengikat hingga ke atas permukaan sumur.
Setelah tiba di atas permukaan, tampak terlihat lumuran darah di wajah korban. Petugas langsung memasukkan korban ke dalam kantong mayat berwarna hitam. Jasad korban kemudian dibawa ke ruang mayat RSUD TC Hillers Maumere.
Blasius Pare, suami korban yang ditemui di tempat kejadian perkara, tampak sedih dan menangis histeris. Dia tidak menyangka istrinya meninggal dengan tragis. Laki-laki yang diketahui seorang pengusaha jasa konstruksi ini, terus menangis meratapi kepergian istrinya.
Kepada media ini dia menceritakan bahwa sekitar pukul 05.30 Wita keduanya sudah bangun tidur. Pasangan suami istri ini masih sempat bercerita beberapa saat. Lalu Maria Goreti pamit untuk mencuci piring. Menurut Blasius Pare, setiap pagi istrinya mencuci piring di dekat bak penampung air.
Jatuh ke Dalam Sumur 35 Meter, Maria Goreti Sari Meninggal
Jasad korban dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere
“Dia bilang saya pergi cuci piring dulu. Saya mau ikut ke belakang, tapi dia larang karena tensi saya sedang tinggi. Lalu dia suruh saya istirahat,” cerita Blasius Pare.
Selang beberapa waktu kemudian, Blasius Pare dikabarkan bahwa istrinya tidak berada di rumah. Kemudian dia mencari istrinya ke daerah sekitar rumah, namun tidak ditemukan. Lalu dia mencari ke kuburan keluarga di dekat rumah, karena istrinya sering juga membakar lilin dan berdoa di kuburan keluarga. Namun di kuburan keluarga, dia tidak menemukan juga istrinya.
Tidak lama kemudian seorang anaknya datang mengajaknya pulang, karena mencurigai Maria Goreti terjatuh ke dalam sumur. Kecurigaan itu beralasan karena ada sepasang sandal milik korban yang terletak dekat sumur. Apalagi bagian atas sumur sudah dalam keadaan terbuka, padahal selama ini biasanya ditutup. Kecurigaan itu makin menguat karena setelah mencoba menimba air dari sumur, ternyata air sumur berwarna merah.
Kepala Basarnas Maumere melalui Kepala Operasional Isran Anshari Arsyad yang memimpin proses evakuasi menjelaskan pihaknya menerima laporan pada pukul 07.45 Wita. Setelah mendapat laporan, Tim Basarnas Maumere langsung menuju lokasi kejadian, dan berhasil mengevakuasi korban.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini