Janji di Hari Kemerdekaan, Tiap Tahun Rp 20 Miliar untuk Beasiswa

0
83
Janji di Hari Kemerdekaan, Tiap Tahun Rp 20 Miliar untuk Beasiswa
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyerahkan bendera merah putih kepada Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk dikibarkan di Lapangan Umum Kota Baru Maumere, Sabtu (17/8)
Maumere-SiaraSikka.com: Janji-janji politik Bupati Sikka Frasiskus Roberto Diogo belum ada yang terealisasi. Meski demikian dia tidak pernah berhenti berjanji. Bahkan di hari kemerdekaan pun, dia berani berjanji akan menggelontorkan dana beassiwa Rp 20 miliar tiap tahun untuk sekolahkan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Cita-cita kita, setiap tahun dialokasikan sekurangnya Rp 20 miliar dari 1 triliun APBD kita untuk menyekolahkan anak-anak dari keluarga miskin. Sehingga dalam tempo 5 tahun, kita mengeluarkan Rp 100 miliar, namun kita punya sarjana di semua kampung. Sudah ada satu generasi orang hebat,” seru Bupati Sikka yag biasa disapa Robby Idong dalam sambiutan peringatan HUT ke-74 RI di Lapangan Umum Kota Baru Maumere, Sabtu (17/9).
Generasi orang hebat itulah yang nantinya akan membangun dusun-dusun, kampung-kampung, desa-desa. Mereka yang nanti menjadi solusi bagi kemelaratan ekonomi keluarganya. Mereka akan dengan mudah memperoleh pekerjaan, mendapatkan penghasilan, maka daya belinya ikut meningkat. Jika daya beli meningkat, di situlah negara untung dan daerah juga untung besar, melalui sektor pajak.
Dia menambahkan generasi hebat itu yang nanti akan menjadi sumber dayamanusia di desa, sehingga semua desa dengan sendirinya maju, karena warganya terdididk. Mereka juga akan menikah, dan pasti akan melahirkan anak-anak yang juga haus ilmu.
Jika semua warga terdidik, maka pemerintah bisa menghemat ratusan juta anggaran yang berkaitan dengan sosialisasi dan lain-lain. Itu sebabnya, dia  percaya pendidikan adalah solusi bagi semua soal.
“Dan dengan demikian, 26 tahun mendatang, ketika Indonesia genap satu abad dan menjadi negara maju, maka Kabupaten Sikka juga punya ribuan sumber daya manusia unggul dan turut menjadikan Sikka maju,” tukas mantan Camat Nele itu.
Bupati Sikka mengatakan saat ini ada 7 Universitas yang telah menandatangani kesepakatan bersama Pemkab Sikka untuk menyelenggarakan beasiswa pendidikan tinggi. Tujuh perguruan tinggi itu yakni Universitas Nusa Nipa Maumere, IKIP Muhamadiyah Maumerem, Sekolah Tinggi Teknologi Christo Re Maumere, Akademi Farmasi Fransiskus Maumere, Institut Perhubungan Bekasi,  Institut Pertanian Kementan Malang dan Bogor, dan Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Denpasar Bali.
“Kita akan terus mencari peluang bekerjasama di bidang pendidikan tinggi dengan siapa saja yang berkemauan baik,” imbuh dia.
Dia mengatakan di bawah Visi Terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat menuju Kabupaten Sikka Bahagia Tahun 2023, telah ditetapkan dua misi besar dengan beberapa program prioritas. Di antaranya adalah pendidikan, kesehatan, air bersih, pemberdayaan ekonomi dan reformasi birokrasi. Visi dan program telah ditiangkan ke dalam dokumen RPJMD Tahun 2018-2023 yang sudah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sikka pada awal tahun 2019 ini.
Dari Dokumen RPJMD ini, diturunkan berbagai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) sebagai landasan hukum operasional untuk merealisasikan visi, misi, dan program-program tersebut. Beberapa Ranperda sekarang sedang dibahas bersama DPRD Kabupaten Sikka. Salah satunya adalah Ranperda tentang Pendidikan, yang di dalamnya memuat tentang pemberian hibah/beasiswa kepada para mahasiswa dari keluarga miskin.
Dia menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sikka yang telah menerima Ranpeda Pendidikan untuk dibahas dan  disempurnakan. Robby Idong percya para wakil rakyat menaruh kepedulian luar biasa bagi pendidikan tinggi anak-anak dari keluarga miskin, sehingga semua keluarga miskin pun bisa menyekolahkan anak-anaknya setinggi-tingginya.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini