Kinerja Pemerintah di Sikka Belum Optimal

0
53
Kinerja Pemerintah di Sikka Belum Optimal
Bupati Sikka Frasiskus Roberto Diogo menyalami aparatur sipil negara yang menerima penganugerahan tanda kehormatan satyalencana karya satya, Jumat (16/8) di Gedung SCC Maumere
Maumere-SuaraSikka.com: Usia kepemimpinan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sudah mencapai 11 bulan. Belum ada sesuatu yang luar biasa dari anak muda yang katanya energik itu. Malah dia sendiri mengakui kalau kinerja pemerintah belum optimal.
“Di bidang reformasi birokrasi, Kabupaten Sikka masih mengalami tantangan. Hal ini disebabkan oleh kinerja pemerintah yang belum optimal, ditandai masih relatif rendahnya kinerha aparatur dalam pelayanan publik serta kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi yang masih rendah,” ujar Bupati Sikka yang biasa disapa Robby Idong di Gedung Sikka Convention Center (SCC), Jumat (16/8).
Dia mengatakan pemerintah telah berupaya meningkatkan kapasitas aparur mellui pendidikan dan pelatihan baik struktiral maupun fungsional, agar bisa lebih adaptif di masa Revolusi Industri 4.0 yang telah mengubah wajah peradaban mansusia.
Pemerintah akan terus mendorong dan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan e-Goverment dalam proses administrasi pemerintahan.
Dia menyadari penerapan sistem elektronik ini masih jauh dari sempurna, masih bersifat partial, dan belum terintegrasi secara utuh. Ke depan, katanya, dia harus memastikan semua sistem terintegrasi dan terkoneksi secara baik agar kinerja pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien.
“Daerah kita akan menjadi maju dan diperhitungkan oleh daera-daerah lain apabila kita memiliki daya saing. Salah satu penggerus daya saing kita adalah kinerja birokrasi. Ini tantangan bagi kita bersama sebagai penyelenggara pemerintahan,” ujar dia di depan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Dalam momen bersejarah menyambut HUT ke-74 RI, Robby Idong mengajak selirih aparatur negara bersama-sama membangun komitmen meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat serta konsistensi memerangi korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain itu, dalam menatap daya saing ke depan, pemerintah harus mengantisipasi perubahan dunia yang sangat cepat dan serba digital. Pemerinah harus meningkatkan efisiensi, daya saing, dengan terobosan figital dalam kerja birokrasi dan pelayanan masyarakat.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini