98 Bakal Calon Rebut 31 Jabatan Kepala Desa di Sikka

0
149
98 Bakal Calon Rebut 31 Jabatan Kepala Desa di Sikka
Suasana Rapat Koordinasi Pilkades Sikka di Lantai 2 Kantor Bupati Sikka, Selasa (15/10)
Maumere-SuaraSikka.com: Jabatan kepala desa dewasa kini menjadi strategis. Di Kabupaten Sikka setidaknya terdapat 98 orang telah mendaftarkan diri untuk bertarung pada Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang Ketiga. Para bakal calon ini akan merebut 31 jabatan kepala desa yang tersebar pada 14 kecamatan.
Diperkirakan jumlah bakal calon kepala desa akan bertambah, karena sampai sekarang proses pendaftaran masih berlangsung. Bahkan di beberapa desa hingga sekarang belum ada satu pun warga masyarakat yang melamar, seperti di Desa Mauloo Kecamatan Paga dan Desa Lusitada Kecamatan Nita. Begitu pun di Desa Nita Kecamatan Nita, yang awalnya diinformasikan terdapat 8 bakal calon, ternyata belum ada yang memasukkan dokumen persyaratan.
Menurut Peraturan Bupati Sikka Nomor 22 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, jumlah bakal calon kepala desa minimal dua orang dan paling banyak 5 orang untuk setiap desa.  Untuk Mauloo, Lusitada dan Nita, Panitia Pilkades di tiga desa ini diminta untuk membuka ulang pendaftaran dengan tambahan waktu 20 hari.
Dari laporan Ketua Panitia Pilkades di 31 desa pada Rapat Koordinasi Pilkades, Selasa (15/10), sebagian besar Panitia Pilkades di desa lainnya sudah mengakomodir bakal calon sesuai yang diamanatkan regulasi. Kecuali di Desa Rubit, yang jumlah bakal calon melebihi kuota yakni sebanyak 7 bakal calon.
Khusus untuk Rubit, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Sikka Fitrinita Kristiani meminta Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten untuk melakukan uji kompetensi terhadap para bakal calon, untuk menghasilkan kuota sesuai regulasi. Uji kompetensi dilakukan dengan cara tertulis dan wawancara.
Pilkades Serentak di Sikka yang digelar di 31 desa, dijadwalkan berlagsung pada 20 November 2019. Ini merupakan Pilkades Serentak Gelombang Ketiga, sejak dimulai pada tahun 2017 lalu. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo berharap agar proses Pilkades Serentak ini dilaksanakan sesuai regulasi sehingga menghasilkan kepala desa yang berkualitas.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini