Hanyutkan Miniatur Kapal, Warnai Pesta Laut di Pemana

0
60
Hanyutkan Miniatur Kapal, Warnai Pesta Laut di Pemana
Miniatur kapal yang dihanyutkan ke laut lepas
Maumere-SuaraSikka.com: Ribuan orang memadati pesisir pantai Pulau Anano di Desa Pemana Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Rabu (16/10). Semua menyaksikan ritual menghanyutkan miniatur kapal ke laut lepas. Ini adalah salah satu bagian penting dalam mewarnai pesta laut di desa tersebut.
Setidaknya ada 5 miniatur kapal yang dihanyutkan di tengah teriknya panas matahari. Miniatur kapal itu bentuknya beragam, ada yang cukup besar, tapi ada juga yang sangat minimalis. Ada yang menggunakan layar, ada juga yang alamiah saja. Jenis kapal pun bermacam-macam, seperti kapal ikan dan kapal penumpang.
Bupati Sikka Frasiskus Roberto Diogo didaulat untuk mengawali ritual sederhana itu. Dia menghanyutkan miniatur kapal penumpang bernama KM Tyara. Sesudahnya berturut-turut Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri, Dandim 1603 Sikka Sugeng Prihatin, Muchsin dari Lanal Maumere, dan  Kapolsek Alok Iptu Harry.
Kapal-kapal kecil itu merupakan buah karya penduduk Desa Pemana. Ada 4 dusun di desa itu yang masing-masing mempersembahkan 1 buah miniatur kapal. Sementara 1 miniatur kapal yang lain merupakan sumbangan dari sebuah kampung di desa itu. Setiap miniatur kapal diberi nama.
Sebelum dihanyutkan, miniatur-miniatur kapal itu terlebih dahulu didoakan. Lima miniatur kapal tersebut dipajang di halaman tengah tenda kegiatan, digabungkan bersama persembahan syukuran pesta laut. Materi persembahan syukuran pun sederhana, seperti nasi, telur rebus, dan berbagai jenis hasil laut yang telah diolah siap saji.
Miniatur-miniatur kapal menjadi bagian penting dalam Pesta Laut Desa Pemana. Kapal-kapal dengan berbagai jenis, menggambarkan realitas kehidupan masyarakat Desa Pemana yang rata-rata bermatapencaharian sebagai nelayan. Pesta laut merupakan wujud ucapan syukur warga Desa Pemana atas berkat dan rahmat Tuhan Maha Kuasa atas hasil laut yang diperoleh selama satu tahun.
Selain masuk dalam ritual penting, miniatur-miniatur kapal juga dilombakan. Panitia Pesta Laut Desa Pemana memberikan penilaian atas hasil karya tersebut. Penilaian mencakupi beberapa kategori, seperti bahan bangunan, bentuk dan model kapal, konsep dan rancangan, serta ketahanan berlayar di tengah gelombang perairan Pulau Anano.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini