Videotron di Sikka Tidak Punya Kontribusi Pendapatan di Tahun 2020

0
156
Videotron di Sikka Tidak Punya Kontribusi Pendapatan di Tahun 2020
Videotron di Gelora Samador da Cunha Maumere
Maumere-SuaraSikka.com: Dua buah videotron di Kabupaten Sikka sepertinya hanya gagah-gagahan saja. Pasalnya tidak ada kontribusi pendapatan untuk tahun 2020. Hal ini terlihat jelas pada RAPBD Sikka 2020.
Videotron dikelola oleh Bagian Umum Setda Sikka. Dalam dokumen RAPBD 2020, target pendapatan di Bagian Umum sebesar Rp 150 juta. Sumber pendapatannya adalah retribusi pemakaian kekayaan daerah sebesar Rp 140 juta, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 10 juta. Pada dokumen RAPBD 2020, tidak ada gambaran pendapatan yang diperoleh dari videotron.
Beberapa anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sikka kecewa karena videotron tidak masuk dalam objek yang bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD). Rencananya Banggar akan memperdalam videotron pada saat membahas anggaran bersama Bagian Umum.
Dari sidang Banggar, diketahui harga pemasangan iklan di videotron adalah Rp 1.000 perdetik. Banggar memperkirakan untuk tahun 2020 pendapatan videotron cukup besar. Karena itu target pendapatan yang direncanakan pemerintah daerah sebesar Rp 110.739.958.200, harus dinaikkan lagi.
Stefanus Sumandi, anggota Banggar dari Fraksi PDI Perjuangan menghitung pendapatan 1 buah videotron untuk tahun 2020 bisa mencapai Rp 31.536.000.000. Kalau diakumulasikan dengan 2 buah videotron, bisa mencapai Rp 63.072.000.000.
Dua buah videotron di Kabupaten Sikka, terletak di depan Gelora Samador da Cunha Maumere di Jalan Gajah Mada, dan di perempatan Jalan Eltari. Selama ini tayangan videotron lebih mendominasi pada promosi pariwisata serta kegiatan-kegiatan pemerintah.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini