Banjir Robohkan Pagar Puskesmas yang Baru Dikerjakan

0
204
Banjir Robohkan Pagar Puskesmas yang Baru Dikerjakan
Pagar Puskesmas Waigete yang roboh disapu banjir, Sabtu (27/12)
Maumere-SuaraSikka.com: Banjir besar pada Sabtu (28/12) petang merobohkan pagar Puskesmas Waigete di Kabupaten Sikka. Padahal bangunan pagar tersebut baru saja dikerjakan.
Pantauan media ini di lokasi bencana di Dusun Pigang Desa Egon, bangunan pagar yang roboh itu sepanjang kurang lebih 20 meter. Tampak sisa-sisa material bangunan seperti batu yang tercecer.
Puluhan warga masyarakat sekitar terlihat di lokasi bencana. Terdengar desas-desus keraguan masyarakat atas konstruksi pagar yang dikerjakan CV Hesty Indah.
Kepala Desa Egon Florianus Angelinus di lokasi kejadian menuturkan hujan dengan kuantitas tinggi melanda Desa Egon sekitar pukul 17.00 Wita. Berselang 1 jam datanglah banjir dari arah pegunungan. Banjir merendam puluhan rumah penduduk, termasuk merobohkan pagar Puskesmas Waigete yang letaknya persis di samping Jalan Trans Flores Maumere-Larantuka.
Dari informasi penduduk, katanya, diperkirakan banjir besar itu merupakan luapan dari sebuah sungai yang letaknya di bagian selatan desa. Sungai itu sudah sekitar 5 tahun dijadikan penambangan material oleh beberapa perusahaan.
“Ada tumpukan material hasil tambang yang menutup aliran air sungai. Jadinya air meluap dan mengalir ke arah jalan dan pemukiman penduduk,” jelas kepala desa yang baru dilantik minggu lalu.
Florianus Angelinus mengaku sudah menghubungi pimpinan salah satu perusahaan penambangan yang menumpuk material di aliran sungai. Dia meminta agar tumpukan material itu dipindahkan sehingga tidak menghambat jalannya air sungai.
Lukas Lepo warga Dusun Pigang RT/RW 009/002 menyebutkan ada 5 perusahaan tambang yang melakukan penambangan di sungai tersebut. Dia berharap pemerintah meninjau kembali aktifitas penambangan. Banjir besar yang baru pertama kali terjadi di desa itu, hematnya, akibat dari pengerukan material di sungai itu.
Sejumlah personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka sempat turun ke lokasi bencana. Mereka memastikan tidak ada korban jiwa dan harta benda pada peristiwa bencana banjir ini. Warga setempat pun tidak mengevakuasi diri, dan memilih bertahan di rumah masing-masing.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini