Nong Soni dan Manto Eri Adu Urat di Paripurna DPRD Sikka

0
136
Maumere-SuaraSikka.com: Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni dan Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri terlibat adu urat. Kondisi ini terjadi di paripurna DPRD Sikka, Jumat (31/1).
Adu urat ini gara-gara Yosef Nong Soni tidak diberi kesempatan berbicara pada saat paripurna. Aktifis Pemuda Pancasila Sikka ini pun berang dengan sikap Wakil Ketua DPRD Sikka.
Paripurna DPRD Sikka pagi tadi tentang penyampaian laporan pelaksanaan hasil kerja DPRD 2019-2020 dan beberapa buah rekkmendasi hasil kerja rapat dengar pendapat. Paripurna ini dipimpin Yoseph Karmianto Eri didampingi Ketua DPRD Sikka Donatus David. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo hadir pada saat itu.
Usai paripurna yang berlangsung kurang lebih 15 menit, Yoseph Karmianto Eri memberikan kesempatan Bupati Sikka berbicara. Setelah Bupati Sikka berbicara selesai, Yosef Nong Soni meminta kesempatan berbicara.
Awalnya Yoseph Karmianto Eri memberikan kesempatan kepada Yosef Nong Soni menyampaikan pendapat. Namun saat sedang bicara, mendadak Yoseph Karmianto Eri menghentikan pembicaraan. Yosef Nong Soni ngotot karena belum menyampaikan substansi. Namun Yoseph Karmianto Eri mengabaikannya, lalu menutup paripurna.
“Saya undang Pimpinan Dewan dan Pimpinan Fraksi ke ruang Ketua DPRD, untuk rapat konsultasi bersama Bupati,” ujar Yoseph Karmianto Eri sambil meninggalkan ruangan.
Sikap Yoseph Karmianto Eri membuat marah Yosef Nong Soni. Dengan wajah yang kesal dia mengomel-ngomel karena merasa dipermalukan di depan paripurna yang dihadiri banyak pimpinan organisasi perangkat daerah.
“Pimpinan model apa dia. Tidak laku sama sekali. Manusia yang arogan dan otoriter seperti ini tidak layak jadi pimpinan,” ketus dia kepada wartawan.
Yosef Nong Soni mengatakan saat itu dia hendak menyampaikan informasi penting kepada Bupati Sikka terkait keluhan para petani. Dia mengatakan saat ini tanaman pertanian dan perdagangan sedang sekarat, selain akibat organisme pengganggu tanaman, juga akibat musim yang tidak menentu.
“Ini kondisi yang terjadi sekarang. Dan penting untuk disikapi segera. Nah kebetulan ada Bupati, saya ingin menyampaikan langsung di paripurna.Tapi malah dianggap tidak penting oleh Wakil Ketua,” ungkap dia.
Kecewa dengan sikap Yoseph Karmianto Eri, akhirnya Yosef Nong Soni “nyelonong” mengikuti rapat konsultasi. Dia pun menyampaikan persoalan yang dialami petani di rapat konsultasi.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini