Berada di Kebun Jagung Korban Ulat Grayak, Bupati Sikka Mengaku Prihatin

0
78
Berada di Kebun Jagung Korban Ulat Grayak, Bupati Sikka Mengaku Prihatin
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Sabtu (1/2), mengunjungi salah satu kebun jagung korban serangan ulat grayak di Wairhubing Desa Watuliwung Kecamatan Kangae. Berada di tengah kebun jagung, dia mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami petani di Kabupaten Sikka.
“Terus terang, pemerintah ikut merasa prihatin. Namun sesuai program Nawacita, negara akan ikut hadir bersma petani. Jadi petani tetap tenang, kami segera mengambil langkah-langkah penanganan,” ungkap Bupati Sikka.
Dia mengatakan setelah melihat langsung kondisi di lapangan, pemerintah akan mengkaji secara cepat langkah-langkah penanganan dan antisipasi terjadinya gagal panen dan dampak kelaparan. Dia akan melaporkan kondisi ini, secara berjenjang ke Gubernur NTT, dan juga ke Presiden melalui Kementerian Pertanian.
Langkah awal yang dilakukan yakni melakukan program penamanan kembali dengan tanaman pengganti jagung, antara lain kacang hijau. Program yang dilakukan dengan sistem padat karya, sehingga petani jagung memiliki pekerjaan lain untuk meningkatkan pendapatan.
“Kami akan kaji dalam 1-2 hari ini. Nanti di bulan April sampai Juni, kita sudah mulai dengan padat karya,” jelas Bupati Sikka.
Bupati Sikka yang tepat hari ini berusia 48 tahun, meminta petani untuk tenang dan bersabar. Dia meyakini dalam beberapa hari ke depan, akan turun hujan yang deras sehingga bisa mengeliminir serangan ulat grayak.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini