Transfer Dana BOS ke Rekening Sekolah dan Insentif Guru Honor, Implementasi Jitu Program Merdeka Belajar

0
69
Transfer Dana BOS ke Rekening Sekolah dan Insentif Guru Honor, Implementasi Jitu Program Merdeka Belajar
Anggota Komisi 1 DPR RI Andreas Hugo Pareira sedang berbagi cerita dengan sejumlah pelajar
Jakarta-SuaraSikka.com: Anggota Komisi 1 DPR RI Andreas Hugo Pareira (AHP) menilai kebijakan transfer dana BOS langsung ke rekening sekolah dan memberikan ruang pemanfaatan sampai dengan maksimal 50 persen untuk membayar insentif guru honorer, sebagai kebijakan jitu untuk implementasi program Merdeka Belajar.
“Ini kebijakan jitu. Gebrakan awal untuk implementasi program merdeka belajar yang ingin dikembangkan Kemdikbud dalam sistem pendidikan kita,” tulis AHP melalui keterangan pers yang diterima media ini, Senin (17/2).
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan ketika Mendikbud Nadiem Makarim bicara tentang merdeka belajar, banyak yang menanggapi positif. Tetapi tidak sedikit juga yang pesimis, bahkan nyinyir.
Dia beralasan, semua orang tahu bagaimana nasib guru-guru, terutama guru honor yang mengisi kurang lebih 50 persen dari tenaga pendidik di negeri ini. Setiap bulan guru honor menerima imbalan jauh di bawah standar kebutuhan hidup minimum.
“Bagaimana negeri ini menerapkan program merdeka belajar, sementara guru-gurunya jauh dari merdeka dalam memenuhi tuntutan kebutuhan hidup? Di sinilah letak problematikanya. Program merdeka belajar akan lebih mengedepankan peran kreatifitas guru dan sekolah dalam mendidik siswa,” ungkap dia.
Oleh karena itu, wakil rakyat dari Dapil NTT 1 ini mengatakan gebrakan awal Mendikbud ini diharapkan menjawabi persoalan awal dan mendasar dalam dukungan dana untuk pendidikan, dengan mempercayakan pengelolaan dana langsung kepada kepala sekolah sebagai penanggung jawab, dan memberikan ruang kemungkinan bagi sekolah untuk mengalokasikan dana BOS sampai dengan 50 persen bagi guru-guru honorer.
Dengan demikian, lanjutnya, salah satu problematika penghasilan guru honorer paling tidak terjawabi. Dan yang berikut, pengelolaan dana BOS bisa maksimal dimanfaatkan untuk mendukung program merdeka belajar.
Meski demikian, tambah politisi murah senyum ini, ada tantangan tersendiri dalam implementasinya. Para kepala sekolah ditantang untuk mampu menjadi pemimpin didik sekaligus manajer yang andal dalam mengelola dana BOS untuk kepentingan guru dan siswa dalam kerangka mendukung program merdeka belajar.
“Pemerintah bukan hanya melaunching program merdeka belajar, tetapi juga memberikan ruang merdeka pengelolaan Dana Bos bagi sekolah,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, Mendikbud Nadiem Makarim menetapkan program pembelajaran nasional, yang disebut sebagai kebijakan pendidikan Merdeka Belajar.
Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.
Empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada arahan Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan adanya empat arah kebijakan, Nadiem berharap pemerintah daerah dan pusat dapat bergerak bersama dalam memeratakan akses dan kualitas pendidikan. Pemerataan akses dan kualitas pendidikan perlu diiringi dengan inisiatif lainnya oleh pemerintah daerah, seperti redistribusi guru ke sekolah yang kekurangan guru.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini