Sikka Gagal Serap Dana Penugasan Rp 15 Miliar untuk Bangun GOR di Maumere

0
87
Sikka Gagal Serap Dana Penugasan Rp 15 Miliar untuk Bangun GOR di Maumere
Sekretaris Bapelitbangda Sikka Yohanes Laba
Maumere-SuaraSikka.com: Rencana membangun GOR di Kabupaten Sikka dengan dana Rp 15 miliar, akhirnya tidak terealisir. Pasalnya pemerintah daerah setempat gagal menyerap DAK Penugasan yang diperjuangkan anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira.
Informasi yang dihimpun media ini, DAK Penugasan itu teralokasi pada tahun 2020. Pemkab Sikka melalui Bapelitbangda tidak serius menindaklanjuti perjuangan politisi PDIP asal Kabupaten Sikka tersebut.
Sekretaris Bapelitbangda Yohanes Laba yang dikonfirmasi terkait hal ini, Selasa (17/3), membenarkan gagalnya penyerapan DAK Penugasan untuk pembangunan GOR. Bapelitbangda, katanya, akan memperjuangkan kembali untuk tahun depan.
Menurut Yohanes Laba, gagalnya penyerapan dana penugasan, akibat dari tidak cermatnya mengisi format persyaratan. Ada tiga poin penting yang tidak diberikan keterangan berupa tanda centang pada kolom DED, ketersediaan lahan, dan visibilitas.
“Ada kesalahan, sehingga kita tidak berhasil dapat Rp 15 miliar untuk bangun GOR. Tapi kami sudah bangun komunikasi kembali dengan AHP agar diperjuangkan untuk tahun depan,” ungkap Yohanes Laba.
Anggota Komisi 3 DPRD Sikka Alfonsus Ambrosius menyesalkan kinerja Bapelitbangda yang tidak mampu menyerap dana pembangunan GOR. Politisi PDIP Sikka ini menilai pemerintah telah membuang-buang kesempatan dengan melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini