Di Tengah Merebaknya Isu HTI, Masyarakat Resah Hadirnya Pondok Pesantren

0
12
Di Tengah Merebaknya Isu HTI, Masyarakat Resah Hadirnya Pondok Pesantren
Para kepala desa dari Kecamatan Magepanda berada di Kantor DPRD Sikka, Senin (20/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kecamatan Magepanda hidup dalam keresahan. Di tengah merebaknya isu keberadaan HTI di Kabupaten Sikka, kini muncul lagi rencana pembangunan pondok pesantren di wilayah Kecamatan Magepanda.

Kondisi ini melahirkan sikap penolakan masyarakat. Melalui lima kepala desa di Magepanda, mereka meminta Gubernur NTT menggunakan kewenangan untuk membatalkan rencana pembangunan pondok pesantren.

Lima kepala desa itu pun langsung mendatangi Kantor DPRD Sikka. Mereka berencana mendesak Pimpinan DPRD Sikka tidak mengizinkan pembangunan pondok pesantren.

“Rencana pembangunan pondok pesantren di Kabupaten Sikka di tengah adanya keresahan isu HTI dan pindah agama dengan cara menimbulkan ketidaknyamanan dan bahkan melukai perasaan keagamaan penganut Katolik di Nian Tana,” tulis mereka dalam surat 2 halaman.

Perwakilan masyarakat ini mengatakan pemerintah tidak memperhatikan dan mempertimbangkan kekhasan budaya dan agama suatu wilayah, di mana Kabupaten Sikka sangat khas dengan kultur religiositas Katolik mayoritas masyarakatnya.

“Padahal pendidikan dan pengajaran agama Islam sangat memadai di masjid-masjid dan sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan pendidikan berbasis Islam yang ada dalam wilayah Kabupaten Sikka,” tambah mereka.

Mereka menambahkan adanya pondok pesantren akan menebalkan ekskluvitas keagamaan dan ego kelompok agama, sementara cerita dan berita tentang pribadi-pribadi yang bersikap ekstrim dan radikal datang dari pondok-pondok pesantren, meskipun berada di luar NTT.

Sebagai informasi, Haji Sanusi selaku pemilik lahan menyiapkan lahan 2 hektar untuk menghibahkan kepada Yayasan Darul Mukhlasin guna pembangunan pondok pesantren. Tanah ini terletak di Kecamatan Magepanda, tepatnya di Desa Reroroja.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini