Tukang dan Buruh Ancam Segel Puskesmas Bola

0
21
Tukang dan Buruh Ancam Segel Puskesmas Bola
Hendrikus Hermus, seorang kepala tukang pembangunan Puskesmas Bola

Maumere-SuaraSikka.com: Tukang dan buruh pekerja Puskesmas Bola mulai geram. Mereka mengancam akan menyegel bangunan tersebut jika upah tidak segera dibayar.

Kurang lebih sebanyak 40 orang tukang dan buruh yang upahnya belum dibayar. Jika dikalkulasi, nominalnya kira-kira mencapai Rp 500 juta.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Tapi sampai sekarang kontraktor belum bayar uang kami. Tidak ada pilihan lagi, kami akan segel bangunan Puskesmas,” ancam tukang dan buruh yang ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Sikka, Jumat (7/8).

Hendrikus Hermus, salah seorang kepala tukang, menjelaskan soal upah tukang dan buruh sudah diadukan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Deddy Benyamin, Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus, dan Ketua DPRD Sikka Donatus.

“Tapi sama saja, pejabat-pejabat ini tidak punya kepedulian terhadap nasib kami,” ujar Hendrikus Hermus kecewa.

Hendrikus Hermus menambahkan sebenarnya mereka menaruh harapan kepada pejabat-pejabat tersebut untuk bisa menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Namun ternyata, para pejabat ini justeru tidak bisa diandalkan.

Atas dasar itulah, Hendrikus Hermus dan kawan-kawan tukang buruh lainnya berencana menyegel Puskesmas Bola guna menuntut pembayaran upah kerja mereka.

“Nanti saatnya kami segel baru kami informasikan kepada wartawan,” tambah dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, upah tukang dan buruh yang belum dibayar kurang lebih Rp 500 juta. Setidaknya terdapat sekitar 40 orang yang belum mendapatkan hak mereka.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini