Gagal Penuhi Target PAD, Bupati Sikka Rencana Revisi RPJMD

0
191
Gagal Penuhi Target PAD, Bupati Sikka Rencana Revisi RPJMD
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dipastikan gagal memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) sesuai RPJMD 2018-2023. Dia pun berencana merevisi dokumen tersebut.

Niat Bupati Sikka merivisi RPJMD disampaikan secara terbuka di depan paripurna DPRD Sikka, Kamis (3/9).

“Pemerintah sepakat dan rencana penyesuaian RPJMD Sikka, yang jadwalnya akan ditetapkan bersama DPRD,” ujar dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni mendesak pemerintah untuk segera melakukan penyesuaian atau revisi dokumen RPJMD agar target kinerja dan capaiannya dapat terukur secara nasional.

Sikap politik Fraksi Partai Nasdem tersebut berangkat dari proyeksi PAD tahun 2021 yang direncanakan pemerintah daerah setempat sebesar Rp 104.166.994.962,53.

Padahal, jika disinergikan dengan RPJMD, dalam dokumen tersebut telah ditetapkan target PAD tahun 2021 sebesar Rp 128.556.384.000.

Fraksi Partai Nasden menegaskan bahwa memasuki tahun ketiga, duet kepemimpinan saat ini tidak pernah mampu memenuhi proyeksi PAD berdasarkan proyeksi pendapatan yang tertuang dalam RPJMD.

Data yang diperoleh media ini, sebagaimana tertuang dalam RPJMD, untuk tahun 2019, proyeksi PAD sebesar Rp 115 miliar, lalu tahun 2020 sebesar Rp 121.440.000.000, dan tahun 2021 sebesar Rp 128.556.384.000.

Media ini juga mendapatkan data resmi target dan realisasi PAD selama 4 tahun terakhir.

Untuk tahun 2017 pada masa kepemimpinan Bupati Yoseph Ansar Rera, target PAD setelah perubahan anggaran sebesar Rp 142.894.813.580, dengan realisasi Rp 118.177.114.975.

Lalu tahun 2018 di masa transisi, target PAD setelah perubahan anggaran sebesar Rp 113.942.662.820, dengan realisasi Rp 100.868.194.503,01.

Pada tahun 2019, tahun pertama kepemimpinan Bupati Fransiskus Roberto Diogo, target PAD setelah perubahan anggaran sebesar Rp 104.401.857.125, dengan realisasi Rp 99.619.556.103,26.

Lalu tahun 2020, dengan target PAD sebesar Rp 114.233.844.995, dengan realisasi hingga Agustus 2020 baru mencapai Rp 37.788.975.855.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini