Wao! Tahun Depan Sikka Defisit Anggaran Rp 320 Miliar Lebih

0
313
Wao! Tahun Depan Sikka Defisit Anggaran Rp 320 Miliar Lebih
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka bakal mengalami defisit anggaran paling besar pada tahun 2021 mendatang yakni sebesar Rp 324.888.472.224,47.

Gambaran defisit anggaran terpampang jelas pada proyeksi pendapatan dan belanja daerah untuk tahun 2021.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyebut proyeksi pendapatan sebesar Rp 910.706.834.962,53. Jumlah ini menurun sebanyak 14,59 persen dari pendapatan tahun 2020 sebesar Rp 1.066.269.910.000.

Sementara proyeksi belanja daerah tahun 2021 sebesar Rp 1.235.595.307.187. Setidaknya ada 6 komponen besar pada belanja daerah.

Pemerintah menganggarkan Rp 1.008.337.852.873 untuk belanja operasional yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan belanja modal.

Lalu belanja hibah direncanakan Rp 5 miliar, belanja bantuan sosial direncanakan Rp 1 miliar, belanja transfer direncanakan Rp 770.045.157, dan bantuan keuangan daerah direncanakan Rp 216.986.979.157.

“Berdasakan postur anggaran belanja maka rancangan KUAPPAS APBD Tahun 2021 mengalami defisit sebesar Rp 324.888.472.224,47 atau 35,67 persen dari proyeksi pendapatan tahun 2021,” ungkap Bupati Sikka, Selasa (1/9) pada rapat paripurna DPRD Sikka.

Bupati Sikka menambahkan besaran defisit akan dibiayai dari pinjaman daerah sebesar Rp 281.012.616.000. Dalam dinamika di DPRD Sikka, besaran pinjaman daerah yang diajukan ke Menteri Keuangan ternyata hanya Rp 216.450.090.000.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini