Oknum Legislator di Sikka Katrol Pinjaman Daerah

0
575
Oknum Legislator di Sikka Katrol Pinjaman Daerah
Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say

Maumere-SuaraSikka.com: Pinjaman daerah Pemkab Sikka tiba-tiba membengkak. Diduga kuat ada oknum anggota DPRD setempat yang mengatrol bertambahnya pinjaman daerah tanpa sepengetauan lembaga perwakilan rakyat.

Signal ini disampaikan terbuka oleh Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say kepada media ini, Rabu (9/9). Dia mengaku dugaan katrol pinjaman daerah sudah dia utarakan saat rapat badan anggaran bersama tim anggaran pemerintah daerah yang berlangsung hari itu.

Stef Say mengatakan sesungguhnya signal perilaku buruk oknum anggota DPRD Sikka, sudah disinggung Bupati Sikka saat menyampaikan keterangan pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi pada Kamis (4/9) lalu.

“Bupati jelaskan bahwa ada penambahan usulan DPRD yang bersumber dari pinjaman daerah, sehingga total pinjaman daerah naik menjadi Rp 281.012.616.000. Pertanyaannya DPRD yang mana lagi? Karena DPRD Sikka dialokasikan Rp 45 miliar, itu sudah masuk di dalam usulan Rp 216.450.090.000,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD Sikka itu.

Stef Say meyakini pemerintah mengetahui persis siapa oknum anggota DPRD Sikka yang ikut bermain di belakang layar untuk mengatrol besaran pinjaman daerah.

Karena itu, kata dia, dalam rapat badan anggaran, dia mendesak pemerintah daerah setempat untuk secara terbuka mengungkapkan identitas oknum anggota DPRD Sikka pengatrol pinjaman daerah.

“Pemerintah harus tunjukkan batang hidung oknum-oknum yang anggap diri hebat itu. Ini oknum-oknum yang tidak tahu diri, karena berbuat sesuatu mengatasnamakan lembaga yang terhormat ini,” seru Stef Say.

Dia menguraikan bahwa Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menawarkan DPRD Sikka mengusulkan program kegiatan senilai Rp 45 miliar, sebagai ganti usulan pembangunan ruko.

Dengan Rp 45 miliar, maka usulan pinjaman daerah sebanyak Rp 216.450.090.000, sesuai usulan pemerintah daerah kepada Menteri Keuangan.

Dalam perkembangan, Bupati Sikka menjelaskan total usulan pinjaman daerah naik menjadi Rp 281.012.616.000 karena ada penambahan usulan DPRD Sikka.

Usulan pinjaman daerah ini membengkak Rp 64.562.526.000. Menurut Stef Say, angka tersebut adalah hasil katrol oknum anggota DPRD Sikka untuk kepentingan diri sendiri.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini