TAPD Setuju Pinjaman Daerah Menjadi Rp 216 Miliar Lebih

0
230
TAPD Setuju Pinjaman Daerah Menjadi Rp 216 Miliar Lebih
Suasana rapat Badan Anggaran di DPRD Sikka, Rabu (9/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka, Rabu (9/9), menyetujui usulan pinjaman daerah senilai Rp 216.450.090.000.

Persetujuan atas jumlah pinjaman daerah ini disampaikan Penjabat Sekda Sikka Wihelmus Sirilus selaku Ketua TAPD dalam rapat anggaran bersama Badan Anggaran DPRD Sikka, Rabu (9/9).

Jumlah pinjaman daerah yang disetujui ini, disesuaikan dengan usulan pemerintah daerah kepada Menteri Keuangan.

Bupati Sikka menerbitkan surat Nomor Bap.050./1.3/149/VIII/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah.

Sebelumnya pinjaman daerah membengkak menjadi Rp 281.012.616.000. Pembengkakan total pinjaman daerah, menurut Bupati Sikka, akibat adanya penambahan usulan DPRD Sikka.

Penambahan usulan terjadi di luar kewenangan lembaga DPRD. Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say menduga akibat ulah tidak terhormat oknum anggota DPRD Sikka.

Masalah pembengkakan pinjaman daerah, menjadi sorotan serius Fransiskus Stephanus Say. Mantan Wakil Ketua DPRD Sikka ini mendesak pemerintah menyampaikan secara terbuka oknum DPRD Sikka yang terlibat mengatrol besarnya pinjaman daerah.

Wihelmus Sirilus mengatakan pemerintah menyadari ada kesalahan sehingga pinjaman daerah dikembalikan sesuai usulan awal yakni Rp 216.450.090.000. Penjabat Sekda Sikka tidak merincikan apa bentuk kesalahan pemerintah.

Dia menambahkan pemerintah akan melakukan perbaikan-perbaikan untuk menyesuaikan lagi dengan pinjaman daerah sebesar Rp 216.450.090.000.

Badan Anggaran DPRD Sikka menyetujui pendapat TAPD Sikka untuk mengembalikqm pinjaman daerah sesuai usulan awal.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini