38 Rumah di Watutedang Terancam Abrasi

0
210
38 Rumah di Watutedang Terancam Abrasi
Gelombang Laut Sawu mengancam 38 rumah di Desa Watutedang Kabupaten Sikka, Kamis (17/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 38 rumah di Desa Watutedang Kecamatan Lela Kabupaten Sikka kini terancam abrasi. Belum ada langkah-langkah evakuasi mandiri.

Gelombang Laut Sawu di pantai selatan mengancam warga di dua dusun yakni Ililewa dan Tikang. Situasi ini sudah terjadi selama 4 hari berturut-turut.

38 Rumah di Watutedang Terancam Abrasi
Kepala Desa Watutedang Yuvinus Reko

“Tadi pagi yang gelombang tinggi sekali, air laut tembus sampai ke rumah warga,” kisah Kepala Desa Watutedang Yuvinus Reko yang ditemui di Watutedang, Kamis (17/9).

Pantauan media ini di Watutedang, sebuah dapur sempat rusak akibat dihempas gelombang pasang. Beberapa ekor ternak, seperti babi dan kambing, terpaksa dipindahkan ke depan rumah untuk menghindari ancaman abrasi.

38 Rumah di Watutedang Terancam Abrasi
Dapur warga yang rusak dihempas gelombang pasang

Camat Lela Herman Don Bosco da Lopez ikut memantau suasana dan kondisi yang terjadi di Watutedang. Tampak dia berkoordinasi dengan Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Sikka Yulens Siswanto yang siang itu melakukan pendataan warga terdampak abrasi.

Dua dusun di Watutedang ini setiap tahun menjadi langganan abrasi. Mereka tetap bertahan di tempat itu meskipun diimbau untuk pindah ke Dusun Kloang Lorang yang terletak di perbukitan.

Menurut Yuvinus Reko baru 3 KK yang berhasil pindah ke Kloang Lorang. Mestinya tahun ini ada lagi 2 KK yang pindah, namun akhirnya batal karena masalah pandemi virus corona.

Yuvinus Reko mengatakan pemerintah desa menyiapkan stimulan senilai Rp 17,5 juta untuk pembangunan rumah sederhana bagi warga Ililewa dan Tikang yang pindah ke Kloang Lorang.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini