Mesin Kapal Mati di Tengah Laut, 15 Penumpang Berhasil Selamat

0
334
Mesin Kapal Mati di Tengah Laut, 15 Penumpang Berhasil Selamat
Proses evakuasi penumpang dan crew KM Wani, Selasa (15/9) malam (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 15 penumpang, termasuk 1 nahkoda dan 2 anak buah kapal (ABK), berhasil diselamatkan setelah kapal motor yang mereka tumpangi mendadak mati mesin di tengah laut.

Peristiwa ini dialami KM Wani pada Selasa (15/9) sekitar pukul 16.00 Wita. Kapal motor penumpang ini mengalami mati mesin di perairan Laut Flores antara Pulau Pemana dan Pulau Sukun di Kabupaten Sikka.

KM Wani bertolak dari Pelabuhan Wuring Maumere, dengan tujuan ke Pulau Sukun. Rata-rata penumpang berusia dewasa, kecuali 1 anak yang berusia 7 tahun.

Setelah terjadi kecelakaan laut di mana mesin kapal mendadak mati, nahkoda kapal atas nama Tahyat langsung menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere.

Basarnas Maumere dengan 10 personil langsung turun ke lokasi kejadian, bersama 11 personil ABK Rescue Boat 212. Ikut terlibat 1 personil Lanal Maumere.

Di lokasi kejadian, Tim Basarnas Maumere dibantu juga 1 personil Pospol Pemana, 1 personil Babinsa Pemana, dan 7 ABK KM Wismawati, serta keluarga korban.

Tim Basarnas membawa serta peralatan pendukung berupa 1 unit Rescue Boat 212 dan 1 set Palsar Air. Tim mendapat dukungan dari KM Wismawati yang difungsukan sebagai kapal penarik.

Setelah tiba di lokasi kejadian, seluruh penumpang dan crew KM Wani dievakuasi ke RB 212 Maumere. Penumpang dan crew KM Wani dalam keadaan selamat. Evakuasi hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit.

Operasi kemanusiaan ini berlanjut dengan evakuasi KM Wani ke Pulau Pemana. Proses evakuasi cukup memakan waktu, kurang lebih 6 jam.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini