NTT Bangkit Mati Mesin, Basarnas Berhasil Selamatkan 2 Orang

0
195
NTT Bangkit Mati Mesin, Basarnas Berhasil Selamatkan 2 Orang
Tim Rescue Basarnas Maumere membantu kapal mati mesin di perairan Pulau Pemana, Kamis (21/1) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Kapal motor bernama NTT Bangkit mengalami mati mesin di tengah Laut Flores, Kamis (21/1) sekitar pukul 15.50 Wita. Tim Rescue Basarnas Maumere berhasil menyelamatkan 2 orang yang berada di atas kapal.

Dua orang yang berada di atas kapal itu diketahui bernama Arnoldus, berusia 40 tahun, dan Imran, berusia 50 tahun. Keduanya adalah warga Wuring Lembah Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka.

Melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Bapak I Putu Sudayana membenarkan peristiwa kecelakaan kapal tersebut. Dia mengaku mendapat informasi dari Arnoldus 15 menit setelah kapal itu mati mesin.

“Kapal mengalami mati mesin di perairan Pemana, akibat as kemudi patah. Syukurlah, 2 orang bisa segera dievakuasi oleh Tim Basarnas,” tulis dia.

Dia menjelaskan Arnoldus dan Imran turun ke laut menggunakan NTT Bangkit sekitar pukul 11.30 Wita. Dua nelayan ini bermaksud untuk mencari ikan di sekitar perairan Pulau Pemana.

“Sekitar pukul 15.35 Wita, kami mendapat informasi langsung dari Bapak Arnoldus tentang as kemudi kapal. Saya langsung perintahkan tim untuk segera memberikan pertolongan,” terang dia.

Tim Rescue Basarnas berjumlah 6 orang langsung turun ke lokasi kapal dengan menggunakan RIB 500 PK. Upaya kemanusiaan ini tetap dengan melaksanakan protokoler kesehatan.

Kurang lebih 40 menit sesudahnya, atau pukul 16.30 Wita, Tim Rescue Basarnas berhasil menemukan kapal yang berjarak 1.82 NM dari LKP (Last Known Position).

Selanjutnya kapal diarahkan untuk melaksanakan lego jangkar di mooring dekat Dermaga Desa Gunung Sari Kampung Ngolo. Dan kemudian 2 penumpang kapal dievauhasi ke Pelabuhan Wuring Maumere.

I Putu Sudayana memberikan apresiasi atas kerja Tim Rescue Basarnas yang sigap dan cepat dalam merespons kejadian yang dialami kapal NTT Bangkit. Dia berharap semoga tugas-tugas dalam misi kemanusiaan menjadi pahala yang baik.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini