Penerima Komuni Pertama, Tidak Gelar Pesta

0
219
Penerima Komuni Pertama, Tidak Gelar Pesta
Poster tidak menggelar acara pesta komuni suci pertama

Maumere-SuaraSikka.com: Agatha Bianca Eldon, penerima komuni pertama memutuskan tidak menggelar acara berupa pesta. Menghindari penyebaran Covid-19 menjadi alasan utama.

Keputusan tidak menggelar pesta komuni pertama dipublikasikan secara terbuka melalui informasi pada sebuah poster. Poster tersebut dipasang pada dinding tembok di depan rumah jabatan Kapolres Sikka di Jalan Eltari.

“Saya Agatha Bianca Eldon penerima komuni suci pertama tidak mengadakan pesta guna menghindari penyebaran Covid-19,” tertulis di poster itu.

Pada poster itu tampak Agatha Bianca Eldon sedang berpose dengan gaun berwarna putih. Di samping fotonya, dia mengingatkan Gerakan 3M1T yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

Pada media-media sosial terutama Facebook, terdapat postingan senada dari beberapa calon penerima komuni pertama yang juga tidak menggelar pesta dengan alasan yang sama.

Antara lain dari Mila, Reynard, Ardo, Dea, Esther, dan Ello Gare. Mereka semua, Minggu (14/2) hari ini menerima komuni suci pertama di Gereja Santo Thomas Morus Maumere.

Anak-anak ini mengedukasi dengan mengingatkan agar warga masyarakat Kabupaten Sikka mematuhi protokoler kesehatan.

Keputusan-keputusan luar biasa seperti ini di saat pandemi, menggugah tanggung jawab moral seluruh masyarakat dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Apalagi kasus transmisi lokal, kini sedang mengancam.

Komuni suci pertama identik dengan acara pesta yang bisa berlangsung 2-3 hari. Kerumunan tamu undangan menjadi tidak terlekkan, dan hampir pasti memicu potensi pelanggaran protokol kesehatan.

Terbetik kabar baru-baru ini seorang pejabat penting hadir pada pesta komuni pertama, di atas batas waktu sesuai Surat Edaran Bupati Sikka. Ketika Tim Keamanan Satgas Covid Sikka datang membubarkan, pejabat penting ini bersama istrinya langsung tergesa-gesa meninggalkan tenda pesta.

Data kasus terkonfirmasi positip di Kabupaten Sikka, sudah menembus angka 400 lebih. Di antaranya 13 orang meninggal terdiri dari 5 probabel dan 8 positip.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini