Bendungan Delang di Kringa Terlantar 4 Tahun

0
1059
Bendungan Delang di Kringa Terlantar 4 Tahun
Kondisi Bendungan Delang di Desa Kringa (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Bendungan Delang di Desa Kringa Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, dikabarkan sudah terlantar selama 4 tahun.

Kondisi ini mengakibatkan petani setempat dan di wilayah sekitar aliran bendungan, kesulitan mendapatkan pasokan air yang cukup untuk lahan pertanian.

Rafael Raga, salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Sikka menjelaskan kondisi Bendungan Delang sudah parah sejak 2017.

“Tahun 2018 ada pekerjaan fisik oleh kontaktor pelaksana lokal di sini. Tapi setelah itu langsung bobol, padahal belum sempat dimanfaatkan masyarakat petani,” ujar mantan Ketua DPRD Sikka itu.

Setiap tahun, saat musim hujan, praktis bendungan ini jebol dihantam banjir bandang. Paling parah, kata dia, terjadi pada tahun 2020 lalu.

Informasi yang dia terima, sudah 2 tahun terakhir DPRD dan pemerintah daerah setempat mengalokasikan lagi anggaran untuk perbaikan. Namun ternyata pekerjaan tidak bisa dilaksanakan.

Mengingat pentingnya Bendungan Delang bagi petani dan masyarakat, Rafael Raga mengaku telah menyampaikan kepada Bupati Sikka agar Bendungan Delang dibangun lagi tahun ini.

“Ironi memang, Bendungan Napun Gete Rp 800 miliar lebih, 4 tahun sudah selesai. Sedangkan bendungan kecil seperti Delang, rusak terlantar. Padahal Bupati di depan Presiden sampaikan mau tingkatkan areal persawahan,” kritik dia.

Bendungan Delang, ujar mantan Ketua Partai Golkar yang sekarang menjadi politisi Partai Nasdem, debit airnya sangat tinggi dan banyak, bisa mengalir hingga ke Jembatan B.

Menurut dia, bendungan ini sanggup mengairi sekitar 120 hektar lahan persawahan di Delang dan Kringa. Malah, prediksi dia, bisa mencapai 250 hektar.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini