10 Kegiatan di PKO Dihapus, Rp 9 Miliar Lebih Melayang

0
1649
10 Kegiatan di PKO Dihapus, Rp 9 Miliar Lebih Melayang
Kantor Dinas PKO Sikka di Jalan Mawar

Maumere-SuaraSikka.com: Kebijakan rasionalisasi anggaran di Kabupaten Sikka, telah menghapus 10 kegiatan di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga. Alhasil, Rp 9 miliar lebih melayang dari dinas tersebut.

Pemerintah menghapus 5 kegiatan pada Program Pengelolaan Pendidikan yakni Penambahan Ruang Kelas Baru Rp 482 juta, dan Pembangunan Ruang Guru/Kepala Sekolah/TU Rp 337.500.000.

Berikut Pembangunan Ruangan Unit Kesehatan Sekolah Rp 175 juta, Pembangunan Perpustakaan Sekolah Rp 150 juta, dan Pembangunan Rumah Dinas Kepala Sekolah/Guru/Penjaga Sekolah Rp 100 juta.

Penambahan Ruang Kelas Baru senilai Rp 1.024.475.000 pada Program Pengelolaan Pendidikan SMP, juga ikut dihapus.

Dari Program Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dua program dihapus yakni Pengadaan Mebel PAUD Rp 48.967.175, dan Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan Rp 185.074.600.

Dua lagi kegiatan yang juga dihapus, tercatat pada Program Pengembangan Kurikulum, yakni Penyusunan Kompetensi Dasar Muatan Lokal Pendidikan Dasar Rp 113.195.960, dan Penyusunan Silabus Muatan Lokal Pendidikan Dasar Rp 54.131.000.

Selain menghapus 10 kegiatan, pemerintah daerah setempat juga mengurangkan jumlah anggaran pada hampir semua program kegiatan.

Data yang dihimpun media ini dari Laporan Rancangan Refocusing dan Rasionalisasi APBD 2021, disebutkan anggaran belanja di Dinas PKO sebesar Rp 293.871.035.479. Akibat rasionalisasi sebesar Rp 9.440.264.249, sehingga anggaran belanja tersisa Rp 284.430.771.230.

Sekda Sikka Adrianus Firminus Pareira menjelaskan rasionalisasi anggaran tahap pertama sudah mencapai Rp 31.565.513.941, dari total anggaran yang harua dirasionalisasi sebesar Rp 112.807.721.258.

Dia memastikan pemerintah daerah setempat akan melakukan lagi rasionalisasi secara bertahap.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini