Dus Aeng Dorong Aktifkan ASN Jadi Tenaga Administrasi

0
809
Dus Aeng Dorong Aktifkan ASN Jadi Tenaga Administrasi
Anggota DPRD Sikka Alfridus Melanus Aeng

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPRD Sikka Alfridus Melanus Aeng mendorong pemerintah daerah setempat mengaktifkan aparatur sipil negara (ASN) menjadi tenaga administrasi.

Pendapat ini dia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Sikka dan Bagian Umum Setda Sikka, Senin (12/4).

Politisi PKPI Sikka itu menanggapi keberadaan 2 honorer yang direkrut sebagai tenaga administrasi di Rujab Bupati Sikka dan Rujab Wakil Bupati Sikka.

Menurut dia, jika hanya untuk administrasi surat, pemerintah tidak perlu mengangkat tenaga honorer. Sebaiknya, saran dia, pemerintah mengaktifkan ASN pada Bagian Umum.

“Berapa banyak surat yang masuk setiap hari di Rumah Jabatan? Ko harus angkat tenaga kontrak? Kalau semua surat harus dengan tenaga kontrak, lalu Bagian Umum, Bagian Humas (Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Red) ada di mana?” tanya dia.

Alfridus Aeng menilai kehadiran tenaga kontrak di Rujab Bupati dan Wakil Bupati Sikka menggambarkan tata kelola pemerintahan yang kurang baik.

Apalagi, sambung dia, regulasi pengangkatan honorer sudah ditiadakan sejak tahun 2018.

“Apa ada juga Kepala Staf Bupati? Seperti kalau di Istana ada Kepala Staf Presiden,” sindir dia.

Anggota Fraksi PDIP itu mengingatkan pemerintah agar hati-hati menempati personil di Rujab Bupati dan Rujab Wakil Bupati, karena orang-orang itu harus tahu sejauh mana batas-batas dan tanggung jawab mereka.

“Jangan sampai pernyataan-pernyataan mereka di ranah publik dikira mewakili Bupati atau Wakil Bupati,” ujar dia.

Asisten 3 Setda Sikka Robertus Ray beralasan ASN pada Bagian Umum yang bertugas sebagai tenaga administrasi hanya 2 orang. Dengan demikian, kata dia, butuh tambahan tenaga kontrak untuk ditempatkan di Rujab Bupati dan Wakil Bupati.

Sebelumnya Kepala Bagian Umum Setda Sikka Bernadus Absalon Parera menjelaskan terdapat 18 tenaga kontrak di Rujab Bupati Sikka dan 11 tenaga kontrak di Rujab Wakil Bupati Sikka. Dari 29 tenaga kontrak tersebut, masing-masing 1 orang bertugas sebagai tenaga administrasi.

Insentif tenaga kontrak pada Rujab Bupati dan Wakil Bupati dibebankan kepada APBD Kabupaten dengan nilai Rp 1.795.000 setiap bulan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini