Sudah 72 Jam, KRI Nanggala Belum Ditemukan

0
154
KRI Nanggala 402 (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Kapal Selam KRI Nanggala 402 belum juga ditemukan hingga Sabtu (24/4) siang.

Padahal ketersediaan oksigen di dalam kapal selam hanya mampu mencukupi selama 72 jam sejak beroperasi dan dinyatakan hilang pada Rabu (21/4) lalu.

Kadispen TNI
Julius Widjojono menyampaikan perkembangan terbaru pencarian KRI Nanggala 402, Sabtu (24/4)

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono meyakini 53 personel yang terdiri dari 49 anak buah kapal (ABK), 1 komandan satuan, dan 3 arsenal telah melakukan prosedur penghematan oksigen.

“Mereka pasti melakukan prosedur penghematan oksigen,” kata Julius.

Prosedur penghematan oksigen tersebut dilakukan dengan cara tidur, dan mengurangi aktivitas apapun di dalam kapal. Sehingga oksigen tidak cepat berkurang karena tubuh tidak banyak bergerak.

“Caranya dengan tidur dan mengurangi aktivitas di dalam kapal. Itu prosedur yang dilakukan prajurit,” jelas dia.

Sampai saat ini kata Julius, pencarian masih terus dilakukan dan berpusat pada 9 area, termasuk lokasi tumpahan minyak dan area ditemukannya daya magnet kuat.

Adapun jarak antara satu area dengan area lainnya, sekira 10 nautical mile. Sebaran area tersebut, berjarak sekitar 23 nautical mile atau 40 km dari Celukan Bawang.

“Memang masih di area itu kurang lebih. Karena ada tarikannya di situ,” kata Julius.

KRI Nanggala 402 (foto: istimewa)

Kapal selam Type 209 buatan Jerman itu hilang kontak Rabu dini hari selama latihan penembakan torpedo.

Sejauh ini tidak ada jejak kapal selam tersebut dan tidak ada indikasi upaya para awaknya untuk meluncurkan pintu darurat secara manual.

Para pakar militer sebelumnya kuatir kapal selam itu tenggelam sedalam 700 meter, melebihi kemampuan maksimum menyelamnya yakni 500 meter.

Artinya, tekanannya begitu besar sehingga lambung kapalnya bisa rusak. Korban, jika ada, bisa saja mengalami patah tulang, dan luka hiperbarik lainnya.*** (*/eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini